NAVIGATOR DUNIA SENI

Kepuasan membisniskan sebuah hobi.

Esquire (Indonesia) - - Man At His Best -

Setiap orang berharap menjadi seorang pengusaha. Namun, mungkinkah usaha tersebut berangkat dari sebuah apresiasi terhadap seni? Dapatkah seorang art dealer mengerahkan kecintaan seninya menjadi sebuah mata pencaharian yang konon dulu diremehkan sebagai sebuah profesi? Sebagian orang justru yakin bahwa membeli dan menjual karya seni tinggi dapat dijadikan sebuah bisnis sembari menciptakan masyarakat berbudaya, pintar, dan menghormati karya berekspresi nilai tinggi. Berikut tip dari seorang pakar seni bernama Maya Sujatmiko yang juga pemilik Artsphere, galeri yang didirikannya sejak 2006.

Strategi menghasilkan keuntungan:

Kreativitas selalu dituntut jika menjalankan sebuah bisnis. Setiap langkah memungkinkan adanya sebuah kesempatan. Pelajari minat masyarakat, pasar, dan tren. Kekurangsadaran masyarakat terhadap seni rupa menciptakan jarak terhadapnya. Tidak ada salahnya mendekati dan menjadi penengah antara publik dan karya seni. Selain mengundang masyarakat ke galeri atau ke komunitas seni, menarik perhatian mereka untuk mengadakan kegiatan seni di tempat publik seperti mall, hotel ataupun perkantoran membantu membangun kecintaan mereka terhadap seni. Dari sini, keuntungan finansial pun akan terbangun dari penjualan karya seni.

Menjual karya lukisan yang belum terjual:

Pelajari dahulu karya seni yang akan dipamerkan secara rinci karena karya-karya tersebut tidak memiliki fungsionalitas layaknya gadget yang memiliki fitur spesifik. Pasar seni bukan merupakan kebutuhan primer, tetapi segmented. Jadi, edukasi masyarakat dengan informasi yang lengkap soal seniman, latar belakang, dan kelebihan karya hingga calon pembeli merasa yakin dengan pilihan produk yang akan dikoleksinya.

Kerugian yang pernah dialami:

Di saat karya dalam sebuah pameran tidak laku, kerugian dapat dirasakan ketika membayar biaya mencetak katalog atau biaya mendatangkan seorang kurator tidak tertutupi.

Tip pemula membuka galeri:

Cintai apa yang ingin Anda jalankan. Jika tertarik dengan seni, mulailah dengan galeri kecil pilihan atau sentuhan pribadi. Semakin mengenal galeri Anda sendiri, semakin mudah menangani klien secara personal dengan dedikasi dan kecintaan yang tinggi. Pikirkan bahwa bisnis seni sangat beda dengan industri lainnya. Dia tidak memiliki perputaran keuntungan yang cepat. Seni rupa merupakan bisnis jangka panjang yang memerlukan komitmen dan kesabaran.

“MENGHASILKAN UANG ADALAH SENI DAN BISNIS YANG BAIK ADALAH SENI TERINDAH.” - Andy Warhol, seniman.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.