All About Art

Selebrasi eksklusif yang paling ditunggu karyanya.

Esquire (Indonesia) - - Insight -

Bagi komunitas seni, pameran seni adalah salah satu penyajian karya yang dapat berkomunikasi langsung dengan penikmatnya. Baik dinamika goresan di atas kanvas ataupun fantasi yang tersirat dalam satu karya menimbulkan magnet tersendiri bagi pengamatnya. Untuk tahun yang ke tujuh, our sister magazine, Harper’s Bazaar Indonesia, merayakan kembali pameran seni rupa terbesarnya di Indonesia, Bazaar Art Jakarta 2015 di The Ritz Carlton Jakarta, Pacific Place, Agustus lalu. Dengan tajuk Bigger, Better with International Standard, ekshibisi grande kali ini menghadirkan sejumlah ahli seni rupa kawakan dan seniman kontemporer dari Australia, Jerman, dan Hong Kong. Salah satu performa dominan dalam pembukaan ekshibisi ini adalah dari Agung Kurniawan berjudul Masya Allah, Transgenic yang meyiratkan sindiran dan kritik keamanan pangan di Indonesia menggunakan pidato pertama Presiden Sukarno. Begitu juga penampilan indie band Pandai Besi featuring Tromarama dengan mengkomposisikan ulang karya lampau menjadi aransemen musik yang unik seperti salah satunya dalam album Daur, Baur. Wajah dari pameran seni yang membahas soal seni Asia ini selalu dinantikan para kolektor, yaitu di bagian talkshow di Christie’s The Art People bertajuk A Century of Modern Art In 60 Minutes dengan panduan para ahli yang membicarakan soal koleksi seni rupa moderen. Karya maestro yang turut memeriahkan seksi ini adalah Old Man With Bird Cage yang digurat oleh Affandi menggunakan minyak di atas medium kanvas.

Andres barrioquinto

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.