MELOMPAT LEBIH TINGGI

Esquire (Indonesia) - - Mahb -

TIAP ORANG MEMILIKI KEMAMPUAN membangun kekuatan melompat di udara yang tinggi. Menurut penelitian terbaru dalam Journal of Strength and Conditioning Research, latihan plyometric atau gerakan eksplosif dapat mempertajam sistem saraf, mendongkrak produksi tenaga, dan meningkatkan lompatan vertikal hingga lebih tinggi. Anda juga dapat memaksimalkannya dengan menambahkan sesi latihan lari cepat ( sprint) yang dapat mendongkrak kemampuan lompatan. Langkah ini akan membangun kekuatan “pegas” tubuh Anda.

SEBAGIAN ORANG KERAP

mengalami kejadian terbangun di malam hari akibat rasa panas seperti terbakar di dada. Hal ini bisa diasumsikan bahwa orang tersebut mengalami acid reflux akibat asam lambung yang mengalir di kerongkongan. Menurut Anthony A. Starpoi, M.D. professor of medicine dari New York Medicinal College, kecenderungan ini bisa dikurangi dengan mengambil posisi tidur di sisi badan sebelah kiri. Seseorang akan memiliki resiko lebih kecil mengalami acid reflux apabila tidur dalam posisi tersebut. Jika tidur dengan sisi sebaliknya, posisi perut akan lebih tinggi dari kerongkongan sehingga asam lambung dapat meluncur ke arah kerongkongan dan menimbulkan sensasi terbakar di bagian dada. HARMONISASI HORMON SUATU PENELITIAN DARI UNIVERSITY OF LYON, PRANCIS, mengungkapkan bahwa kurang tidur dapat membuat Anda bertambah gemuk. Kurang tidur dapat menghambat produksi hormon dalam tubuh yang mengontrol rasa kenyang. Menurut Karine Spiegel sebagai ketua penelitian tersebut, hormon yang merangsang rasa lapar meningkat drastis hingga sensasi lapar dapat bertambah 25%. Akibatnya, seseorang yang mengalami kurang tidur mampu mengonsumsi 350 hingga 500 kalori lebih banyak setiap harinya.

MELATIH MASSA OTOT

SEBAGIAN BESAR PRIA YANG BERUSAHA

menambah massa otot cenderung meningkatkan pula kadar lemak dalam tubuhnya. Tidak sedikit yang mengatasinya dengan carb cycling, strategi konsumsi makanan untuk membuat tubuh Anda lebih tebal sambil menjaga kadar lemak tubuh tetap rendah. Mike Roussell, PH.D, seorang konsultan nutrisi di State College, Pennsylvania, berpendapat bahwa carb cycling bisa diibaratkan seperti mengambil dua langkah ke depan dan mengambil satu langkah ke belakang. Anda dapat membentuk massa otot tanpa harus khawatir bagian tubuh ikut mengembang akibat lemak berlebih.

-Thomas Fuller, ahli sejarah-

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.