Perlu lagi memikirkan selera pasar. kalau memang bisa menghasilkan musik yang bagus dan selalu tampil dengan performa kuat, setiap orang pasti akan tertarik untuk membeli karya musik kita.”

Esquire (Indonesia) - - Brand New -

dengan cerita seseorang yang ingin memulai hidup baru. aku memang lebih suka menulis lirik bernuansa poetic yang bisa diinterpretasikan bermacammacam.” lalu, kenapa album ini berjudul Dandelion? “Dandelion itu adalah bunga liar, walaupun enggak mendapatkan perawatan pun, dia bisa tetap tumbuh dengan indah di alam bebas. bagiku, bunga ini seperti melambangkan semangat dan harapan, itulah yang ingin coba aku sampaikan dalam album Dandelion.”

monita mengaku sebagai seseorang yang romantis. Dari peristiwa matahari tenggelam hingga perbincangan seharihari bisa saja menginspirasinya untuk menulis lagu. akan tetapi, dia juga adalah seseorang yang selalu berusaha konsisten untuk memiliki target dalam hidupnya. “Setelah album kedua selesai, aku sudah tahu mau bikin album ketiga yang seperti apa.” Dia juga mengaku sebagai orang yang perfeksionis. “kalau Gaun kashmir, ALEXANDER MCQUEEN.

monita memang sangat menyukai tampil bernyanyi di hadapan publik. akan tetapi, waktu yang memungkinkan baginya untuk lebih santai dan menjadi dirinya adalah ketika memiliki waktu luang di rumah bersama orang-orang tercintanya. “aku suka melihat-lihat resep dan mencoba bikin kue. kalau lagi banyak waktu luang, aku juga suka membaca dan menulis apa saja,” tambahnya kemudian. akhir-akhir ini, dia bahkan berpikir untuk menulis sebuah buku fiksi. “Dari kecil, aku memang sudah senang menulis jurnal. terus beralih ke blog. Dan sekarang lebih banyak menulis lagu. aku ingin suatu saat bisa menerbitkan buku fiksi karyaku.” bagi monita, bermusik dan menulis adalah proses kreativitas yang tak hanya bisa membahagiakannya, tapi juga bisa berguna bagi orang banyak. “kalaupun nanti aku sudah fokus menulis buku, aku juga ingin tetap bisa berkarier sebagai penyanyi.” mengenai pesatnya perkembangan teknologi yang memberikan perubahan signifikan pada industri musik, monita menanggapinya dengan sikap positif. baginya, perkembangan teknologi memungkinkan musiknya untuk menjangkau banyak orang di seluruh dunia. Soal apresiasi karya yang berhubungan dengan penjualan CD menurutnya masih bisa ditangani jika setiap musisi memang menghasilkan musik yang berkualitas. “Enggak perlu lagi memikirkan selera pasar. kalau memang bisa menghasilkan musik yang bagus dan selalu tampil dengan performa kuat, setiap orang pasti akan tertarik untuk membeli karya musik kita,” ungkapnya penuh rasa optimisme. lalu, jika pencapaian setiap musisi kembali berpulang pada kualitas musiknya, kenapa juga mereka harus peduli tentang citra? tentu saja pertanyaan itu tidak saya suarakan, hanya terlintas di dalam benak saja. Setidaknya dengan begitu, sesi pemotretan bisa tetap terlaksana dengan sukses.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.