STRATEGI BARU BERPENAMPILAN

Bagaimana cara menjadi penikmat mode yang bijaksana di tengah hilirmudik godaan tren pada setiap musimnya?

Esquire (Indonesia) - - Style Guide -

Seiring berjalannya waktu, musim turut berganti, mengisyaratkan berbagai pusat perbelanjaan dan butik mewah untuk segera merotasi isi arena belanjanya dengan koleksi teranyar. muncul kemudian berbagai dorongan untuk menyisihkan sebagian penghasilan: setelan sutra alexander mcqueen, loafer kulit gucci atau mantel panjang burberry. padahal, jika menilik lebih teliti isi lemari, beberapa opsi busana serupa sudah lama menempati ruang yang ada. istilah “tren” menjelma sihir yang mampu membutakan siapa saja untuk tak segan mengeluarkan uang demi mendapatkan komoditas industri mode terbaru. layaknya korporasi yang memiliki program csr (Corporate Social Responsibility), artikel ini juga bisa sebagai hal serupa yang bertujuan memberikan “pencerahan” kepada setiap konsumen mode. apalagi, perkembangan zaman dan perubahan alam di sekitar membuat semua orang tidak bisa untuk terus bersikap acuh tak acuh. beberapa label mode, seperti stella mccartney dan h&m, sudah lama memperkenalkan busana yang dibuat dengan bahan berpredikat “eco-friendly”. ada pula label g-star dan Edun yang selalu memotong pendapatan dari hasil penjualannya untuk didonasikan kepada organisasi pelestarian fauna dan lingkungan. kampanye antieksploitasi binatang sudah sejak lama digaungkan oleh peta. pada akhir bulan april lalu, muncul juga kampanye bertajuk #whomademyclothes di media sosial. beberapa tokoh publik mengajak khalayak untuk mengunggah foto selfie bersama busana favorit dengan mengusung tagar tersebut, untuk mengemukakan perihal fair trade dan proses produksi yang kurang diperhatikan beberapa label dan perusahaan retail.

sebagai penikmat mode, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah bersikap bijaksana. bukan berarti anda harus kembali menjadi manusia zaman batu dengan pakaian sederhana. anda bisa saja tampil tanpa cela dengan memperhitungkan kecermatan dalam berbelanja. misalnya, dengan membeli busana atau aksesori bergaya klasik, sehingga bisa bertahan bahkan hingga beberapa tahun ke depan. atau bisa juga dengan menjatuhkan pilihan pada satu jenis medium saja untuk memberikan pernyataan gaya, antara jaket luaran, kemeja bermotif, sepatu kulit atau tas trendi. kecermatan dalam mengamati desain dan kualitas material tentu juga dibutuhkan. yang paling penting adalah bagaimana anda bisa membentuk ekspresi gaya personal. tren paling mutakhir pun bisa kalah jauh dengan penampilan orisinal yang berasal dari selera pribadi. inilah yang harus anda ingat jika pada akhirnya nanti dibuat takluk dengan teror “End of Season Sale” yang kerap dikumandangkan lewat etalase toko atau media sosial berbagai label (yang akan anda sering temukan dalam jangka waktu dekat ini).

kini, tujuan berpenampilan tak lagi hanya untuk memancing impresi yang akan didapatkan dari respons orang-orang sekitar. berpenampilan dengan baik juga berarti mengindikasikan kepedulian dalam mengamati segala sesuatu yang ada di sekitar anda.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.