WARISAN SLIMANE

Esquire (Indonesia) - - Mahb -

Suatu kebaruan tak pelak mengundang pro dan kontra. Begitulah ketika Hedi Slimane pertama kali mengguncang kemapanan yang menjadi identitas rumah mode Saint Laurent. Pada akhirnya, sang desainer yang sudah mundur dari posisi direktur kreatif tersebut dianggap telah melakukan revolusi, terutama pada lini busana dan aksesori pria. Salah satu opsi menarik dari koleksi aksesori di musim ini adalah Wyatt Boots yang menampilkan gaya quirky khas Slimane. Sepatu bot dengan tinggi di atas mata kaki ini terbuat dari bahan kulit dan suede berkualitas. Daya tarik utamanya tentu terdapat pada bagian harness yang melintang pada permukaan sepatu. Ada pula seri yang mendapat sentuhan ornamen rantai yang menempel pada bagian tali kulit di depan sepatu. Kesan maskulin dan trendi terasa begitu dominan pada salah satu koleksi sepatu Saint Laurent untuk musim gugur dan dingin 2016 tersebut. Gerak mode sekarang ini tak lagi berpusar pada tren belaka, tapi berkaitan dengan ekspresi personal. Tak heran bila berbagai label dan rumah mode mencoba berbagai cara untuk mendukung kebutuhan konsumennya dalam tampil bergaya. Setelah sukses dengan layanan DIY (Do It Yourself) tas yang pertama, kini Gucci kembali memperkenalkan layanan kustomisasi di butiknya yang terletak di Via Montenapoleone, Milan. Layanan yang diluncurkan bersamaan Pekan Mode pada Juni lalu ini meliputi kustomisasi tailoring pada setelan, serta pengaplikasian detail pada jaket dan sepatu. Salah satu favoritnya adalah pengaplikasian berbagai macam bordir khas Gucci yang berbentuk King Snake, lebah ataupun flora pada jaket dan sepatu.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.