Aku juga suka melakukan olahraga ekstrem. Dari kecil, Aku sudah belajar taekwondo DAN beberapa olahraga yang biasa Digeluti laki-laki.

Esquire (Indonesia) - - Ekonomi -

Apa kabar Cantika? Apa saja kesibukannya sekarang? Sebulanan kemarin, GAC libur dari berbagai aktivitas. Sekarang ini, kami sudah mulai tampil lagi. Kami juga sedang melakukan persiapan untuk single ketiga dari album Stronger. Apa yang ada di dalam benak kamu ketika tahu akan tampil untuk Esquire?

Senang banget, dan sedikit deg-degan. Apalagi nama rubriknya Woman We Love yang kesannya gimana gitu...tapi aku merasa terhormat bisa difoto untuk rubrik ini.

Bisa diceritakan sedikit kepada kami, bagaimana GAC bisa terbentuk?

Awalnya, aku lihat video Gamal dan Audrey yang menyanyikan lagu Hate That I Love You di Youtube pada awal tahun 2009. Pada pertengahan tahun 2009, aku kontak mereka lewat media sosial. Setelah ketemu dan sering kumpul-kumpul, kami merasa cocok satu sama lain. Lalu kemudian kami berkenalan dengan orang-orang dari sebuah label rekaman. Tadinya, aku berencana akan tampil sebagai duo bersama Audrey dan Gamal tampil sebagai penyanyi solo. Tapi karena punya referensi musik yang sama dan sudah merasa cocok, kita memutuskan untuk tampil bertiga. Apa yang membuat kamu suka dengan dunia tarik suara?

Bisa dibilang aku suka dunia musik karena pengaruh dari keluarga, Mama aku dulu pernah menjadi penyanyi pada tahun ‘80an. Opa aku, Chris Pattikawa, juga pencari bakat pada acara Asia Bagus. Karena berasal dari keluarga Ambon, kalau sedang kumpulkumpul keluarga, aku sering banget diminta bernyanyi di depan banyak orang. Mama dan opa juga sering memberi masukan. Akhirnya, aku jatuh cinta dengan musik, kuliah pun mengambil jurusan Seni Musik. Sudah bersama-sama sejak tahun 2009, bagaimana kesan kamu mengenai anggota GAC lainnya?

Gamal itu orangnya banyak ide. Karena dia juga juga paling tua, kalau kita punya ide biasanya akan dikonfirmasikan ke dia dulu. Dia juga orangnya visual banget, Gamal selalu punya ide mengenai tampilan video dan foto album untuk GAC. Kalau Audrey, dia orang yang punya pendirian dan pendapat yang kuat. Walaupun usia kami sama, dia menjadi seperti yang paling kecil di antara kami. Apakah kamu punya rencana untuk bersolo karier suatu saat nanti? Kami tidak pernah menutup kemungkinan untuk bersolo karier ataupun punya proyek lain di luar GAC. Audrey baru saja berkolaborasi dengan Fade To Black untuk sebuah single, dan Gamal juga punya beberapa proyek sebagai music director untuk beberapa penyanyi lain. Yang pasti kita akan terus saling mendukung. Kalau tidak menjadi penyanyi, kamu akan menjadi apa?

Aku ingin jadi intel, secret agent. Profesi itu sepertinya seru. Ah mungkin saja aku berpikir begitu karena terlalu banyak nonton film tentang secret agent. Selain musik, apakah kamu punya minat lain? Aku suka banget baca. Aku juga suka melakukan olahraga ekstrem. Dari kecil, aku sudah belajar Taekwondo dan beberapa olahraga yang biasa digeluti laki-laki. Sampai sekarang, aku masih suka latihan wall climbing dan muaythai. Banyak orang yang melihat kamu tumbuh berkembang lewat video di Youtube dan media sosial, sehingga mereka merasa dekat denganmu dan kerap berkomentar apapun tentangmu. Bagaimana pendapat kamu mengenai hal itu?

Orang-orang pasti akan selalu menilai, apapun yang kita lakukan. Tapi mereka biasanya hanya berani di media sosial saja. Kalau memang mereka memberikan kritik yang “membangun”, tentu aku akan introspeksi agar bisa memperbaiki diri. Tapi kalau memang komentarnya tidak penting, lebih baik didiamkan saja.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.