Magnet Seni asia tenggara

Perhelatan untuk menarik atensi dunia lewat seni rupa dan instalasi imajinatif.

Esquire (Indonesia) - - Style Gelaran -

Grand Ballroom The ritz Carlton Jakarta, Pacific Place membuka pintunya kembali untuk acara akbar Bazaar art Jakarta (BAJ). Perhelatan yang tampil sejak 2009 ini semakin matang dan hadir untuk menunjukkan visi ibu kota Jakarta sebagai pusat seni dunia. eksibisi ini mendapatkan dukungan dari 42 galeri seni, yakni 19 galeri nusantara dan 23 galeri mancanegara dengan deretan nama seniman, kolektor, dan Bekraf (Badan ekonomi kreatif). galeri yang turut meramaikan eksibisi ini antara lain adalah galeri Paskal, Zola Zulu, dan andre art & gallery, dan dari luar negeri salah satunya dari amerika, singapura dan hong kong. Lebih dari 1500 karya seni ditampilkan selama empat hari berturut-turut dengan tema Food Four soul#indonesianpride.

“Bazaar art Jakarta 2016 adalah bukti bahwa indonesia bisa memiliki art fair bertaraf internasional. Perhelatan seni ini pertama kali diadakan pada tahun 2009 dan sekarang telah menjadi satu art fair serta art hub terbesar di asia Tenggara,” ujar soetikno soedarjo, Ceo Mra group.

Tahun ini, Vivi Yip terpilih sebagai Fair Director BAJ. Dia merupakan pendiri Vivi Yip art room, Jakarta sekaligus pendukung komunitas Young indonesian Contemporary artists (Yica). sosoknya yang begitu dikenal sebagai South East Asian Paintings Specialist dan Indonesia Representative di sotheby’s, singapura selama lebih dari 10 tahun menunjukkan bahwa dedikasinya besar terhadap dunia seni, sehingga dia dipercaya mampu memberi kesegaran pada ajang akbar ini.

“keberadaan ajang seni Bazaar art Jakarta bertujuan agar semua pengunjung dapat merasakan sebuah pengalaman seni rupa. Dari situlah lahir kesadaran untuk mengoleksi hal-hal kecil seharga 150.000 rupiah hingga karya yang besar seharga 150 juta rupiah bahkan lebih,” jelas Vivi Yip. “Pengunjung pun dapat mempelajari seni melalui beberapa program kami, yaitu workshop atau diskusi seni yang menarik,” katanya menambahkan.

Berbagai program edukatif juga turut menyemarakkan acara ini. salah satunya adalah Mallart, instalasi seni maha karya seniman indonesia. sementara eduart merupakan workshop edukatif bagi pencinta seni seperti 3D artist workshop bersama Darbotz. kemudian diadakan juga Talkart, diskusi dunia seni oleh jajaran seniman lokal dan internasional bersama Mira Lesmana dan nia Dinata.

selain itu, sebuah program menarik diselenggarakan melalui Art Charity Auction. ini merupakan program penggalangan dana atas 35 karya seni dari 35 seniman. Beberapa di antaranya adalah hendra “hehe” harsono dan ketut Teja astawa dengan barang lelang berupa tas kulit Bisonte, helm Zulu, dan sepatu sneakers dan skateboards. hasil dari lelang seni ini disumbangkan untuk Yayasan seni rupa indonesia.

selain acara yang menempati area seluas 7500 meter persegi ini, para pengunjung juga dapat menikmati instalasi karya seni eko nugroho di Pacific Place Main atrium. seniman kontemporer indonesia ini unjuk gigi dengan karyanya Tropical Bouquet. karya yang menggunakan 10 lentera ini dilukis di atas karton dan terinspirasi dari seni tradisional Damar kurung , Batik Pantai Bali dan Wayang Beber.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.