Berbekal minat pada suatu Bidang, kreativitas, dan jumlah follower yang Banyak di media sosial, seseorang (yang Bukan selebriti) Bisa didaulat sebagai pembentuk opini terhadap suatu kepentingan atau komoditas.

Esquire (Indonesia) - - Reportase -

yang termasuk kewajaran. “untuk membuat konten itu kita harus dituntut kreatif, menyediakan waktu khusus dan bermodalkan barang-barang berkualitas, jadi wajar saja kalau kita mendapat imbalan tertentu.” biasanya, bayaran yang didapatkan pun akan diputar lagi untuk menjadi bagian dari modal berikutnya. “Saya lagi ingin membeli kamera baru yang kualitas menangkap gambar bergeraknya lebih baik dari kamera saya sekarang.” Meskipun profesi ini berkesan menyenangkan dan menguntungkan, tapi beberapa influencer kerap menemukan berbagai persepsi yang salah tentang mereka. “banyak yang bilang, ‘pekerjaan paling enak, tinggal upload dapat duit’. Padahal setiap konten membutuhkan konsep yang matang dan caption menarik. Waktu mengunggahnya bisa beberapa kali selama periode waktu tertentu,” kata Jie kepada esquire. Sedangkan billy oscar merasa kesal jika banyak yang menganggap bahwa profesi tersebut hanya bertujuan

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.