“S

Esquire (Indonesia) - - Style -

aya suka warna hitam karena berkesan seperti menegaskan kesan elegan dan gaya,” ucap Yves Saint Laurent dalam sebuah sesi wawancara. Tak heran bila kemudian dia menggunakan palet warna hitam sebagai bagian dari identitas label yang didirikannya, terlihat dari lansiran busana aksesori yang diciptakan hingga bahkan kantung belanja. Setelah sang maestro mengundurkan diri, para penerusnya yang kemudian mengomandani rumah mode itu turut melestarikan tradisi tersebut. Anthony Vacarello, yang kini menduduki posisi direktur kreatif label Saint Laurent, bahkan menjadikan palet hitam sebagai inspirasi utama pada koleksi lini pria kreasinya.

Pulasan palet hitam tampak mendominasi dalam koleksi busana musim semi dan panas 2017 yang terbagi dalam dua tema, formal dan kasual. Pada kelompok pertama, tersedia variasi blazer yang kini tampil dalam siluet boxy dan berstruktur lurus tanpa mengikuti bentuk tubuh. Permainan simpul benang dan rangkaian kancing berwarna keemasan turut hadir sebagai aksen. Ada pula pilikan kemeja klasik berpulaskan motif bintang khas label tersebut. Desain kemeja bergaya barunya mengusung teknik dekonstruksi dengan bagian lengan yang dipotong sehingga menyisakan helaian benang pada bagian ujungnya. Koleksi busana kasualnya yang kental dengan pengaruh athleisure menawarkan

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.