Banyak DJ wanita yang muncul sekarang ini lebih Fokus menampilkan tubuhnya Daripada musik yang Berkualitas

Esquire (Indonesia) - - Style -

film tersebut, Tiara pun tidak sertamerta menyetujui. Ia merasa bahwa peran ‘menantang’ itu setidaknya harus mendapatkan persetujuan dari sang ibu. “Sudah perannya sebagai PSK, ada ‘adegan ranjang’ juga. Aku tadinya sempat khawatir. Tapi pihak produser akhirnya mengajak aku dan ibuku untuk berdiskusi . Mereka meyakinkan bahwa ini adalah film drama yang fokus pada kekuatan cerita, bukan sekadar film esek-esek.”

Hasilnya, akting Tiara dalam Jakarta Undercover mendapat banyak pujian. ‘Adegan ranjang’ bersama aktor Baim Wong yang sempat dikhawatirkannya pun bisa berlangsung dengan mulus. “Syutingnya sampai 7 jam, dan ternyata adegannya di film cuma berpartisipasi dalam film bertema olahraga, Enam Lawan Enam. “Aku jadi gadis desa yang kemudian menjadi atlet tim voli. Semoga filmnya bisa tayang tahun ini.” Dia juga sempat bermain dalam sebuah sitkom berjudul James di sebuah stasiun televisi nasional. Impian yang ingin segera bisa direalisasikannya adalah bermain dalam sebuah film action. “Aku ingin bisa seperti Angelina Jolie yang kelihatan keren tembak-tembakan sambil mengendarai motor besar.”

Kepada Esquire, Tiara bercerita tanpa pretensi. Sesekali dia bahkan tak ragu menertawakan tentang ‘kebodohan’ yang dilakukannya. Misalnya ketika pertama kali mendapatkan tawaran tampil pertama kali sebagai DJ di sebuah klub di Jakarta. “Aku bahkan enggak tahu sebenarnya tombol apa yang kupencet-pencet waktu itu. Musiknya juga benar-benar berantakan. Crowd-nya cuma diam saja,” ucapnya menceritakan kilas balik lebih dari satu dekade silam.

Bermain musik dengan turntable memang tadinya dilakukan secara iseng-iseng belaka karena didikan singkat seorang kawan. Meskipun demikian, Tiara bersikukuh untuk terus belajar secara ototidak dan tidak kapok menerima tawaran tampil. “Waktu itu DJ perempuan itu masih jarang. Jadinya, aku terus mendapatkan tawaran untuk tampil. Dari yang tadinya tampil tanpa bayaran sampai akhirnya dibayar.” Merasa mendapat penghasilan yang cukup dari profesi DJ, dia bahkan meninggalkan pekerjaanya sebagai corporate sales sebuah maskapai penerbangan. “Habisnya, gaji sebulan di situ sama seperti bayaran manggung sekali,” katanya sambil tersenyum.

Kecintaan terhadap dunia seni memang sudah dipupuk oleh Tiara sejak usia belia. Selain pernah ikut dalam kelompok teater di gerejanya, ia juga pernah menjadi gitaris sebuah band. Apapun bentuk dan mediumnya, seni selalu mampu menarik minatnya. Bahkan seni rajah tubuh sekalipun. Anda bisa mengamati sendiri pada beberapa foto yang ada di artikel ini. Pada bagian pundak Tiara terlihat pulasan warna yang berbentuk ganjil dan mencolok. “Tato ini enggak ada arti khusus sih. Aku memang suka bentuk-bentuk abstrak dan segala sesuatu yang berkesan seperti street art.” Tato terakhir yang ditambahkan Tiara adalah bentuk kepala karakter Minnie Mouse yang menghiasi bagian pergelangan tangannya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.