INOVASI UNGGUL

Diperkuat mekanisme movement terbaru, sebuah seri jam tangan ikonis tampil kembali dengan kalkulasi waktu yang lebih canggih.

Esquire (Indonesia) - - Style -

“Inovasi bisa dibilang merupakan sebuah tradisi bagi label kami. Breitling selalu berusaha memberikan sesuatu yang baru, tapi tentu saja semua itu harus selalu terikat dengan DNA label,” ungkap Jean-paul Girardin, Vice President dari Breitling, ketika memperkenalkan koleksi baru dari labelnya. Bersama Time International, Esquire berkesempatan langsung mengamati rangkaian koleksi baru Breitling pada gelaran Baselworld 2017. “Jika mengamati koleksi yang kami keluarkan setiap tahunnya, Anda pasti bisa melihat sendiri inovasi baru yang ditawarkan Breitling. Material Breitlight dan mekanisme chrono yang kami luncurkan tahun lalu adalah beberapa contohnya. Tahun ini, kami memperkenalkan konstruksi rattrapante yang indah dan fungsional,” tambahnya lagi kepada Esquire.

Sejak diperkenalkan pertama kali pada tahun 1952 silam, seri Navitimer langsung menarik atensi berkat mekanisme movement yang dianggap cukup terdepan. Seiring berjalannya waktu, seri ini semakin berkembang dengan mengusung komplikasi mekanis lebih baik, hingga predikat ‘jam tangan chronograph modern’ pun kerap diberikan kepadanya. Tahun 2009 menjadi periode penting karena untuk pertama kalinya Breitling memperkenalkan seri Navitimer yang diperkuat inhouse movement Breitling Caliber 01. Koleksi Breitling Navitimer Rattrapante yang diperkenalkan pada Baselworld 2017 turut memberikan catatan tersendiri berkat inovasi movement Caliber B03 yang diusungnya.

Hal utama yang membedakan Caliber B03 dengan kreasi movement sebelumnya adalah konstruksi chronograph yang mampu mendukung teknologi split-seconds chronograph. Fitur ini merupakan kemampuan terdepan dalam ranah jam tangan chronograph yang hanya bisa dicapai dengan konstruksi dan kinerja mekanis yang rumit. Splitseconds chronograph ditandai dengan kombinasi dua jarum penunjuk yang menjadi instrumen pengukuran waktu terhadap dua obyek dalam satu kali aktivasi. Misalnya, jurnalis otomotif yang hendak mengamati sebuah kompetisi balap bisa menggunakan teknologi

ini untuk mencari tahu interval waktu tempuh serta kecepatan antara pemenang pertama dan kedua.

lewat inovasi Caliber B03, Breitling menawarkan konsep isolating system dengan mengganti pin silinder pada rangkaian movement dengan komponen bercap yang lebih praktis. Hasilnya, kinerja split-seconds

chornograph pun tidak menghabiskan banyak daya power reserve. Detail inovatif lainnya terdapat pada bagian wheel dari jarum penunjuk chronograph yang dilapisi komponen o ring. Konstruksi khusus ini mampu menghasilkan gerak dan posisi jarum yang presisi saat proses pengukuran.

Selfwinding Breitling Caliber B03 ini sudah mendapat sertifikasi chronometer dari COSC. Rangkaian 46 jewels yang dimilikinya mampu menghasilkan frekuensi yang tinggi, 28,800 vibrasi per jam. Daya power reserve yang dihasilkan mampu mencapai lebih dari 70 jam. Pengukuran chronograph-nya bisa dilakukan hingga batas total 12 jam. Mekanisme movement ini juga mendukung sistem penanggalan yang terlihat pada kehadiran kolom di antara indeks angka 4 dan 5.

Desain kokoh dan nuansa ranah penerbangan khas koleksi Navitimer masih dipertahankan pada seri Rattrapante. Desain menyerupai penuh angka yang menyerupai kolom pengukuran pada kokpit pesawat turut terlihat pada penampang dial-nya yang berpulaskan warna perunggu. Bagian case-nya mengusung diameter 45 mm dan terbuat dari dua pilihan material, stainless steel dan emas 18 karat (dilansir sebagai koleksi

limited edition berjumlah 250 buah). Bagian bezel-nya yang dikeliling detail lekukan bisa dirotasikan untuk mendukung pengukuran waktu. Pilihan bahan untuk talinya terdiri dari tiga opsi, yaitu leather, kulit buaya, dan rubber.

Di tengah maraknya tren smartwatch belakangan ini, Breitling Navitimer Rattrapante bisa dibilang menjadi bukti komplikasi mekanis yang unggul. Jean-paul Girardin optimis bahwa komplikasi mekanis yang menjadi DNA dari label yang dipimpinnya akan tetap dicintai penikmat ranah horologi. “Kami ingin terus konsisten dalam menggarap jam tangan mekanis yang diperkuat movement canggih, fitur spesifik dan user friendly. Semua karakter itu berusaha kami hadirkan lewat seri Navitimer Rattrapante, dan semoga pencinta jam tangan bisa mengapresiasinya,” pungkas Jean-paul Girardin di ujung sesi wawancara.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.