The Beautiful Chrysantium

sering ke Jepang Membuatnya sadar betapa Indonesia Itu sangat Memesona.

Esquire (Indonesia) - - She Loves Travel -

Bunga krisan yang indah menempati posisi istimewa diberbagai kebudayaan dunia. Pada kebudayaan Yunani, saking indahnya, chrysantemum (bunga krisan) memiliki arti bunga emas. Di Tiongkok, Konfusius menganggap krisan sebagai obyek meditasi. Di Jepang, proses mekarnya bunga krisan yang dibawa oleh biksu Buddha pada tahun 400 M, diyakini mencerminkan kesempurnaan.

Begitu kagumnya terhadap bunga krisan, tahta kaisar Jepang bahkan sering dihiasi dengan bunga yang dalam bahasa Jepang disebut ‘kyku’ ini. Krisan memang indah, secantik sosok Anastasia Herzigova Mustikandrina, seorang finalis Putri Indonesia 2015 yang kini berada di depan saya.

Bukanlah sekadar kebetulan saja jika dia juga akrab disapa ‘kyku’. “Nama panggilan itu dari papa. Artinya bunga krisan. Jadi papa yang memberi nama-nama unik di dalam keluarga,” celotehnya sembari menjelaskan asal usul panggilannya sembari tersenyum.

Rupanya, setitik nilai budaya Jepang di dalam namanya itu turut pula memupuk kecintaannya terhadap kebudayaan Jepang. Kyku mengambil jurusan Sastra Jepang di Universitas Dharma Persada agar lebih mudah baginya untuk mengerti seluk beluk kebudayaan Jepang. Bahkan dia siap melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. “Selanjutnya aku mau melanjutkan studi S2 di sana. Rencananya sih tahun depan dengan jurusan Psikologi Bahasa di salah satu universitas di Jepang,” sebut wanita cantik berdarah Padang, Jawa, dan Tiongkok ini.

Penguasaan bahasa Jepang itu pula yang kemudian membawanya ke dunia hiburan dengan menjadi host program antar budaya Kokoronotomo di salah satu televisi swasta nasional. Pada program budaya ini, Kyku bertugas meliput kegiatan-kegiatan orang Indonesia yang tinggal di Jepang, mengedukasi penonton di Indonesia dengan cara berbagi-berbagi nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam kebudayaan Jepang, filosofi sukses mereka, serta mengeksplorasi tempat-tempat wisata di Jepang.

Nah, eksplorasi tempat-tempat wisata di Jepang, sejalan dengan kegemarannya berwisata. “Terakhir aku ke Jepang selama dua minggu. Aku ke Okinawa, Chubu, Mie, Nagoya, dan Tokyo,” sebutnya. Baginya, waktu 2 minggu itu terbilang singkat. “Sebelumnya aku juga ke Jepang selama satu sampai dua bulan. Aku ke Hakone hingga Yokohama,” imbuh wanita yang juga mahir berbahasa Jepang ini.

Kerap berpelesiran ke Jepang membuat Kyku memahami halhal unik yang jarang diketahui orang umum. Misalnya Adult Fair yang dilangsungkan setiap tahun di sana. “Di Jepang itu ada Adult Fair, mirip dengan Jakarta Fair. Pameran ini dilaksanakan pada musim panas. Nanti bintang-bintang porn akan hadir di sana. Lalu, pengunjung pria boleh menyentuh, karena mereka akan

nyanyi-nyanyi seperti grup vokal gitu,” jelasnya sembari tertawa. “Di sana ada juga booth-booth yang menjual aksesori seks dan diisi talent-talent indutri porno,” imbuh wanita yang mengaku pernah

backpacker-an ini.

Meski sering bertamasya hingga ke negeri Jepang, kegemarannya berwisata diakuinya muncul baru-baru saja. “Dulu tuh aku anak rumahan banget, kayak dikurung banget sama mama. Sekalinya boleh keluar, senang. Jadi traveling itu seperti tempat belajar paling asyik. Aku belajar bahasa, budaya, kemandirian, termasuk cara berkomunikasi,” aku wanita yang mengaku sudah memiliki pasangan ini.

Namun wisata tak melulu soal keindahan dan kesenangan. Wanita berkulit hitam manis ini, pernah pula menyerempet maut saat berlibur. “Aku pernah coba skuba di Ternate. Di dalam laut aku merasa powerless, tidak bisa ngapa-ngapain dan bergantung sama alat saja. Sampai akhirnya aku harus segera ke permukaan karena sudah black out di kedalaman 40 m. Aku belum punya

diving license saat itu,” sebutnya cemas. “Waktu itu, skuba dilakukan untuk kebutuhan shooting Para Petualang Cantik. Aku menjadi bintang tamu dan disuruh coba skuba. Pada kedalaman 10 hingga 30 meter aman. Begitu 40 meter, kayaknya maskerku itu tidak rapat jadi panik,” jelas wanita cantik yang kini sedang mempersiapkan kariernya di dunia musik dan segera meluncurkan single perdana yang masih dia rahasiakan judulnya.

Sering berwisata ke Jepang, membuat Kyku sadar benar betapa Indonesia sangat indah. “Indonesia memiliki lebih banyak destinasi dan tempat memiliki pemandangan indah seperti Bali, ” jelas ambassador salah satu perusahaan batik terkemuka di Indonesia ini.

Kyku juga sadar kegiatan promosi wisata kita tidak semaksimal Jepang, padahal wilayah Indonesia menyimpan keindahan yang sangat luar biasa. Kami tentu sepakat dengan dia. Inilah sektor yang harus terus giat dipromosikan. “Perbaikan fasilitas dan transportasi juga harus disegerakan. Selain itu promosi melalui Vlog, dan lainnya akan membuat pariwisata kita maju,” paparnya.

Kini, Kyku sedang mempersiapkan dirinya untuk kembali ke Jepang, Malaysia dan mengejar impiannya ke Santorini, Yunani, sembari tetap mengeksplorasi destinasi wisata di Indonesia.

..traveling itu seperti tempat belajar paling asik. Aku belajar bahasa, budaya, kemandirian, termasuk cara berkomunikasi.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.