Rollando Roeslan

Managing Director Pt Mandiri Berkah energy

Esquire (Indonesia) - - Check-out -

Bagaimana Anda pertama kali belajar bermain golf?

saya memulai belajar mengenai golf pada 1998. kebetulan saya orang yang suka membaca, jadi saat itu saya belajar golf secara otodidak dari buku-buku panduan sederhana. Barulah setelah mencobanya beberapa kali, saya mencoba bermain dengan didampingi coach.

Apa yang Anda rasakan mengenai olahraga ini?

Excited tentunya. Bagi saya, olahraga ini memberikan beberapa manfaat dari berbagai aspek. Mulai dari kesehatan, pelepas stres dengan lapangan yang indah, hingga menjalin relasi.

Bagaimana intensitas bermain Anda?

dari 1998 hingga sekarang bisa dibilang intensitasnya onoff. karena kalau sedang rajin, seminggu itu bisa 2 hingga 3 kali bermain. Namun, semenjak mengalami cedera, intensitasnya tidak sesering dulu.

Bagaimana Anda bisa mengalami cedera?

awalnya, mungkin saat belajar bermain golf lebih dalam, saking semangat dan terlalu intens, fisik jadi kurang fit hingga alami cedera.

Apa hal tersebut menghambat Anda dalam bermain?

saya masih tetap dapat bermain seperti biasa setelah sembuh. Namun, tidak fit seperti yang dulu, misalnya saya tidak bisa lagi bermain dua hari berturut-turut. saya merasa permainan tidak akan lagi menyenangkan dan tidak optimal.

Menurut Anda, agar bisa bermain golf, apakah seseorang diwajibkan untuk memiliki sertifikasi?

Jadi begini, kalau di amerika itu ada semacam handycap card yang digunakan untuk mencatat skor bermain kita dari asosiasi golf. Mungkin itu fungsinya sama sebagai sertifikasi. kalau di indonesia, saya rasa tidak perlu kalau hanya sekadar bermain sebagai hobi.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.