Menjajal Mobil di Negeri Ginseng

Esquire diajak BMW mengikuti pengalaman bermobil ke Korea. BMW? Korea?

Esquire (Indonesia) - - Check-out -

Bagi sebagian dari Anda mungkin merasa heran. Apa hubungannya mobil buatan Jerman ini dengan Korea. Tak apa. Saya juga tadinya merasa janggal karena biasanya jika BMW mengundang acara keluar negeri, apalagi bertajuk BMW M Experience 2017, tentu Jerman menjadi tujuan utamanya. Namun pertanyaan ini akan terjawab nantinya. Sabar...

Yang jelas, Esquire bersama beberapa media internasional lain berkumpul beberapa waktu lalu di Incheon Korea. Sebelum acara utama keesokan harinya, kami semua diajak menikmati suasana Korea. Beberapa tempat kami singgahi sekaligus dalam waktu sehari sebagai pengalaman pembuka.

Gyeongbokgung Palace adalah salah satu tujuan utama kami. Sebuah istana megah yang terletak di sebelah utara kota Seoul. Di tengah gerimis yang tidak kami undang, kami mengelilingi istana yang didirikan pada 1394 oleh arsitek Jeong do Jeon. Sempat dihancurkan oleh Jepang saat menduduki Korea pada 1950-an, kemudian istana ini dibangun lagi pada 1860-an meliputi 330 buah komplek bangunan dengan 5.792 kamar. Dengan luas 410.000 meter persegi, Istana

Gyeongbok adalah simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea.

Tempat lain yang kami kunjungi adalah sebuah menara tertinggi di Korea dan tertinggi kelima di dunia, lotte World Seoul Sky. Kami beruntung menjadi pengunjung awal karena menara ini baru saja diresmikan. lokasinya ada di lotte world setinggi 555 meter. Kami naik menggunakan lift khusus yang begitu cepat (600 meter per menit) hingga tak terasa sudah menjejakkan di lantai 117. Kota Seoul bisa kita lihat dari menara ini. Di tingkat 118 ada lantai kaca yang membuat kita seakan berjalan di awang-awang. Berani mencoba?

Selain mengunjungi beberapa tempat wisata, para undangan juga diajak makan malam barbeque khas Korea serta kimchi bersama dengan para petinggi BMW seperti Peter quintus, vice President Sales, Marketing and Product Management,

MGMBH, yang khusus datang dari Jerman, termasuk para instruktur senior BMW Driving seperti Bernhard lorenz.

Akhirnya hari yang ditunggu tiba. Dan ini menjawab pertanyaan yang sempat diajukan. Kenapa Korea? rupanya kami dibawa ke sebuah driving center khusus BMW Driving center di Icheon.

Driving center ini baru diresmikan 2014 lalu. Ini fasilitas ketiga serupa yang dibangun BMW setelah di Maisach, Jerman, dan Spartanburg South carolina Amerika untuk memfasilitasi pasar Asia yang cukup tinggi minatnya terhadap BMW. Bahkan meski baru dua tahun dibuka, pengunjungnya sudah lebih dari 430 ribu per April 2017.

Di tempat ini tersedia ruang pamer yang memajang mobil-mobil BMW dari berbagai seri serta driving track yang boleh disewa untuk umum. Konsep yang diusung adalah Experience, Joy and Green sehingga diharapkan pengunjung dapat menikmati Sheer Driving Pleasure. luas Driving

Center ini adalah 240.000 m2 atau kirakira 33 lapangan sepak bola disatukan.

Karena tujuan utama perjalanan kali ini adalah M Experience, maka kami pun dibagi grup kecil sesuai negara untuk mencoba seri ini. “M bisa diartikan Motorsports. Tetapi di Korea, jurnalis mengartikan M sebagai ‘Monster’ karena performa dan desainnya,” kata hyoo Joon Kim dari Korea. Dan inilah yang kemudian kami buktikan.

untuk lebih merasakan pengalaman berkendara, beberapa mobil BMW seri M disiapkan. Antara lain BMW M2 coupe, BMW M3 lci, BMW M4 coupe lci, BMW X5 M, X6 Md, serta X6 M 50d. Pertama, kami mencoba latihan

handling. Kita satu per satu diminta drifting dengan waktu yang dibatasi sehingga bisa mengetes kecepatan serta kemampuan rem mobil BMW. Melintasi kelokan dengan menancap gas serta mengerem mendadak adalah sebuah pengalaman tersendiri. Berikutnya, kami tetap melakukan

drifting dengan jarak yang lebih jauh dan tantangan yang lebih sulit. Beberapa bagian lintasan diberi air yang menjadikan jalanan licin. “Ini diumpamakan kita harus buru-buru melakukan aktivitas sementara kondisi

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.