Ashraf Sinclair

Membawa restoran kenamaan ke Tanah Air

Esquire (Indonesia) - - Daftar Isi - Teks: Rizal adiputra • Foto: andra Ramadhan

OBSESI BERGABUNG

Membangun bisnis dapat dipengaruhi dari banyak alasan dan latar belakang. Ada yang tergiur karena tingginya permintaan, peluang pasar yang masih terbuka, hingga sekadar ikut-ikutan tren yang sudah ada. Paling tidak, hal-hal tersebut bukan menjadi alasan utama bagi Ashraf Sinclair dalam melibatkan dirinya untuk membawa T.G.I Fridays ke Indonesia. Obsesinya untuk bergabung dalam sebuah manajemen restoran bertaraf internasional akhirnya terwujud. Pasalnya, sebelum menjadi salah satu pemangku kepentingan, Ashraf menimba pengalamannya sebagai seorang waiter di restoran dengan nama yang sama di negeri Jiran. “Pada dasarnya, passion saya memang terjun di dunia bisnis. Dulu, sebelum menjadi seorang aktor, saya tertarik pada restoran waralaba asal Amerika yang berada di Malaysia. Saat berkunjung ke restoran tersebut saya merasa ingin menjadi bagian dari restoran ini dan bermimpi kelak dapat memilikinya. Lalu, saya memutuskan untuk bekerja di sana. Saat terlibat sebagai waiter di sana, hal yang paling menarik sekaligus yang menjadi ciri khas T.G.I Fridays ialah kulturnya yang semakin menginspirasi saya untuk menjadi salah satu pemiliknya,” papar suami dari aktris cantik Bunga Citra Lestari kepada Esquire.

LEADING POWER

Keberhasilan Ashraf membawa T.G.I Fridays ke Indonesia tidak lantas membuatnya bersantai-santai. Ada berbagai hal yang harus dia benahi, termasuk dari kendala-kendala yang dihadapi. Selain memiliki persaingan yang masif dalam dunia F&B, Ashraf juga dihadapkan pada kendala internal, seperti membangun kultur, mengorganisir para pegawai, hingga supply bahan makanan. Berbekal pengalaman dan kepiawaiannya, aktor kerap meramaikan film dan sineteron Indonesia ini mampu mengatasinya bersama dengan para timnya. “Kalau bicara soal kendala tentu ada, mulai dari penyesuaian kultur restoran yang dibawa ke Indonesia, mengasah kedisiplinan karyawan, bahkan mencari supply daging berkualitas. Penerapan menjalani sebuah bisnis memang tidak semulus itu, pasti ada kendala yang dihadapi. Kepiawaian seorang pemimpin dalam menghadapi kendala tersebutlah yang akan membawa orang tersebut menuju keberhasilan,” jelas Ashraf.

KONSISTENSI KUALITAS

Menghabiskan waktu menimba pengalaman sebagai waiter banyak membantu Ashraf dalam memajukan T.G.I Fridays di Indonesia. Tidak hanya mengetahui selera masakan yang cocok, dirinya juga memahami bagaimana menciptakan ambience yang mampu menarik pelanggan untuk mengunjungi restoran-restorannya. Karena itu, Ashraf optimis bahwa T.G.I Fridays mampu bersaing dengan restoran-restoran lainnya. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, dia telah berhasil membuka 5 restoran kenamaan ini di berbagai mal di Jakarta. “Pada 5 restoran T.G.I Fridays kami memiliki ambience yang berbeda-beda yang kami kembangkan sesuai dengan kultur di sini, namun masih memiliki benang merah dari pusat. Untuk makanan juga kami selalu hadirkan yang terbaik mulai dari jenis menu hingga bahan makanannya. Dan servis juga menjadi prioritas utama kami dalam melayani pelanggan. Bahkan, untuk memberikan hiburan kepada pelanggan yang datang, kami kerap membuat live music dengan menghadirkan band-band ke restoran kami,” pungkas Ashraf.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.