ENTERTAINMENT

Peran musik dalam kampanye perdamaian.

Esquire (Indonesia) - - Daftar Isi -

Aksi Musisi

U raian air mata sempat membanjiri kota Manchester beberapa saat lalu akibat terjadinya aksi teror yang merenggut banyak korban. Hal yang membuat banyak orang tercengang, sebuah perhelatan musik dari penyanyi muda Ariana Grande yang bertujuan menghibur malah menjadi insiden karena serangan teroris. Kejadian tersebut membuat seluruh warga dunia geram. Selain sebagai hiburan, musik diyakini sebagai instrumen penting yang menjadi alat pemersatu dan sarana perdamaian bagi banyak orang. Beberapa musisi termasuk Ariana Grande bangkit untuk melawan terorisme dengan menggelar charity concert.

Sebelum tampil dalam konser amal setelah kejadian bom, Ariana sempat mengunjungi para penggemarnya yang dirawat di Manchester Children’s Hospital. Seperti yang dilansir

Entertainment Weekly, kehadiran Ariana menjadi energi tambahan bagi mereka yang tengah terluka dan berduka. Salah satunya Adam Harrison dan Lauren Thorpe serta sang anak Lily, yang menjadi korban ledakan di konser tersebut. Bersama sejumlah musisi ternama, Grande menggelar konser yang bertujuan untuk mengenang dan menggalang dana bagi para korban bom Manchester.

Konser tersebut dimeriahkan antara lain oleh, Miley Cyrus Justin Bieber, Katy Perry, Pharrell Williams, Niall Horan, Coldplay, Robbie Williams, grup vokal asal Manchester Take That, dan penampilan kejutan dari Liam Gallagher. Konser tersebut berhasil memukau dan mengembalikan keberanian warga dunia dalam memerangi terorisme. Kekuatan musik yang digaungkan dalam kampanye amal ini menuai kesuksesan dan berhasil mengumpulkan donasi lebih dari 12 juta dolar AS atau setara dengan Rp 159 miliar. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh The British Red Cross, sebuah organisasi kemanusiaan yang dipimpin oleh para sukarelawan untuk membantu orang-orang dalam krisis, melalui akun Twitter mereka.

Tragedi bom di Manchester ini terbukti mampu menggerakkan empati setiap manusia untuk melakukan aksi. Termasuk aksi setiap musisi dalam menggalang semangat solidaritas dan perdamaian. Mereka memandang bahwa musik bukan sekadar bebunyian dan nyanyian belaka. Di dalamnya ada aktor yang berperan. Sejatinya, musisi adalah seniman yang memiliki kepekaan indera dalam memotret dan merasakan kehidupan. Lalu, mengartikulasi kannya ke dalam bentuk karya. Para seniman sadar bahwa mereka adalah sosok berpengaruh yang bisa mengajak warga dunia untuk lebih peduli terhadap apa saja yang terjadi di dunia.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.