A Peaceful Beauty

Kota Basel punya daya tarik tersendiri yang mampu memikat siapa saja untuk menelusurinya.

Esquire (Indonesia) - - Check-Out - Teks: Dicky Zulkarnain

Namanya tentu sudah tidak asing, apalagi bagi penggemar jam tangan. kota yang berada di sebelah barat laut Swiss ini memang identik dengan perhelatan Baselworld yang menjadi arena berbagai label untuk mempresentasikan kreasi horologi terbarunya. akan tetapi, Basel juga sebuah destinasi wisata yang menarik untuk dijelajahi. lanskap alam Swiss yang elok bersinergi dengan bangunan bergaya arsitektur klasik khas eropa sehingga menghasilkan pemandangan memukau. di setiap sudut kotanya juga menyediakan beberapa kejutan, dari museum bertema nonkonvensional, café yang menawarkan menu kopi nikmat hingga butik dengan potongan harga khusus.

Basel bisa dicapai melalui dua cara, dengan kereta atau pesawat. Cara paling ekonomis adalah dengan menggunakan moda kereta dari stasiun utama Zurich Hauptbahnhof. Perjalanan hanya memakan waktu kurang dari satu jam. kawasan pusat kota Basel sesungguhnya tidak begitu besar. Wisatawan cukup mengalokasikan waktu maksimal dua hari untuk menjelajahinya, dan sisa waktu perjalanan bisa dihabiskan untuk menelusuri beberapa kota lain yang ada di Swiss. Jika tidak berniat untuk menginap di situ, wisatawan bisa menginap di kota lain dan melakukan perjalanan dengan kereta. Posisinya yang berbatasan langsung dengan Prancis dan Jerman juga menjadikan kota ini sebagai area transit sebelum menyeberang ke kedua negara tersebut berbekal visa Schengen.

aliran sungai rheine membelah Basel menjadi dua bagian, kota dengan atmosfer modern dan kota tua yang dipenuhi bangunan bergaya klasik nan cantik. kawasan perkantoran, pemukiman dan pusat kegiatan lain biasanya berpusat pada bagian kota yang bernuansa modern. Sedangkan area kota tua dipenuhi destinasi wisata, kafe dan restoran berkonsep unik serta toko-toko yang menjual produk menarik. untuk menelusuri Basel, wisatawan bisa menggunakan trem atau taksi. atau jika ingin merasakan pengalaman khas

warga setempat, bisa juga menggunakan sepeda untuk berkeliling.

Salah satu destinasi wajib kunjung di Basel adalah City Hall (rathaus), bangunan bercat warna merah mencolok dan dipenuhi hiasan mozaik. Jika ingin menelusurinya lebih lanjut, tersedia tur khusus yang menceritakan berbagai fakta sejarah bangunan tersebut dan riwayat kota Basel. di lapangan depan rathaus terdapat marktplatz, semacam pasar kecil yang menjual berbagai produk, dari keju khas Swiss, buahbuahan, hingga aksesori antik. Salah satu penganan khas Basel adalah semacam biskuit manis yang bisa ditemukan di toko Basler läckerli. kemasannya yang tampak cantik juga membuatnya pantas untuk dijadikan oleh-oleh.

mayoritas restoran di Basel menawarkan cita rasa khas eropa, yang bagi sebagian besar orang asia terasa ‘kurang bumbu’. Bila mendambakan hidangan yang kaya bumbu, restoran khas turki dan thailand bisa menjadi solusinya. restoran anatolia yang berlokasi di jalan leonhardsberg menawarkan hidangan khas turki dan timur tengah, menu andalannya adalah platter yang terdiri olahan daging berlapis bumbu, hummus, dan nasi. opsi lainnya adalah nooch, restoran dengan menu hidangan khas thailand yang letaknya berada di daerah gerbergasse. untuk restoran khas hidangan eropa yang memiliki menu cukup lezat adalah klingental. Salah

satu menu andalan dari restoran ini adalah sajian Cheese Fondue-nya.

Bagi wisatawan yang hendak berbelanja barang-barang menarik, daerah Barfüsserplatz yang dipenuhi deretan butik dan toko wajib untuk ditelusuri. toko yang biasanya menjadi incaran pencinta belanja adalah beberapa toko yang menjual sneakers dari aneka label, apalagi jika pada etalasenya terpasang tulisan ‘Rabatt’ yang mengisyaratkan potongan harga untuk produk tertentu. di belakang daerah Barfüsserplatz, terdapat deretan toko yang menjual barangbarang menarik. dari butik berkonsep khusus yang menjual baju dan aksesori dengan ‘harga miring’, toko piringan hitam, hingga toko produk perawatan kulit, semua bisa ditemukan jika sudi menelusuri lorong berkelok-kelok dan sedikit menanjak.

destinasi wisata lainnya yang wajib dikunjungi adalah Basler münster. ini adalah katedral tua yang proses pembuatannya berlangsung dari tahun 1019 hingga 1500. lokasinya yang terletak pada kontur daerah tinggi menjadikannya sebagai titik yang cocok untuk mengamati panorama kota Basel. di bagian belakang katedral, banyak wisatawan dan warga setempat yang sering duduk-duduk santai sambil menikmati matahari tenggelam, terutama pada musim semi dan panas. tak jauh dari Basel münster, terdapat museum kebudayaan dan barang antik yang juga bsa menjadi destinasi menarik untuk dikunjungi. Jika sudi untuk berjalan sedikit lagi, wisatawan bisa menemukan kuntsmuseum. kunstmuseum adalah museum seni terbesar di Swiss dan merupakan salah satu yang tertua di eropa. museum ini memiliki dua bangunan utama yang letaknya dipisahkan sebuah jalan. Pengunjung bisa singgah dari satu gedung ke gedung lainnya lewat jalan bawah tanah. gedung pertama memamerkan karya seni modern dan yang berasal dari abad pertengahan. Beberapa karya seni menarik yang dipamerkan di sini adalah lukisan Pablo Picasso dari periode neoklasik dan kubisme. ada juga lukisan mondrian yang menjadi inspirasi koleksi busana yves Saint laurent. Pada lantai yang berisi periode abad pertengahan, terdapat beberapa lukisan yang merefleksikan kisah-kisah injil atau kehidupan kerajaan. gedung kedua berisi berbagai kreasi seni kontemporer, mulai dari karya andy Warhol, roy lichtenstein, dan Frank Stella.

Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Basel adalah saat musim semi. Pada saat itu, temperatur sudah mulai menghangat meskipun kadangkadang masih berembus angin yang cukup dingin. momentum datangnya musim semi pun dirayakan oleh warga Basel dengan sebuah pawai musik besar. Beberapa daerah yang ada di sana mengirimkan perwakilan kelompoknya untuk tampil memainkan musik sambil mengelilingi daerah kota tua. acara puncak ditandai oleh tampilnya kelompok inti yang permainan musiknya sudah piawai, kemudian diakhiri dengan prosesi pelemparan tongkat pemimpin marching

band. Bila sempat menikmati secara langsung pawai musik tersebut, tentu akan menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

1. Suasana tepi Sungai rhein. 2. lalu lintas di tengah kota. 3. city Hall rathaus.

1. Markplatz di depan city Hall rathaus. 2. Basler Münster 3. alun-alun Barfüsserplatz. 4. kunstmuseum 5. Pawai musik Festival Musim Semi.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.