ANDA AKAN MENDENGAR SAMPLING YANG FAMILIAR, DARI OASIS - NIRVANA

FHM (Indonesia) - - Hangin’ With Dj Makj -

menjadi sponsor. Tapi untuk sampai ke titik itu, butuh uang yang sangat banyak. Semua orang mengajarkan saya tentang bisnis, tapi sangat sulit bagi anak 15 tahun untuk menerimanya. Saat muda saya cukup stres akan hal itu,” kata Makj. Ia benar-benar terlihat seperti seorang family man di mata kami. Bagaimana ia mengajak kedua orang tuanya untuk pertama kalinya saat ia tampil di Coachella, dua tahun yang lalu – itu karena selama ini kedua orang tuanya hanya tahu kalau Makj adalah seorang DJ acara-acara kecil seperti wedding party atau gigs lokal - sekarang ia pun merasa lebih santai karena mempunyai pasangan, dan berbuat baik kepada penggemarnya. Kami pun sudah memastikan kalau ia benar-benar memberikan CDJ dan headphone miliknya untuk para penggemarnya, seperti yang diunggah di media sosialnya. “Bagaimana kalau nantinya kamu menemukan kedua barang kamu itu di ebay?” tanya kami. “Mereka akan mendapat karmanya, ha ha. Saya hanya ingin agar penggemar saya bisa mencapai mimpinya seperti saya dulu,” jawabnya.

PUKUL 23.00 WIB

Kami harus segera kembali ke hotel dan memberikan waktu untuk bersiap-siap sebelum mereka dijemput pada pukul 12 malam. Tyrone pun mengingatkan Makj bahwa akan ada beberapa wawancara dengan media lokal sebelum tampil. “Biasanya kami datang lebih cepat untuk mengecek sound terlebih dahulu. Tapi karena waktu kami tadi habis di jalan, maka saya hanya akan cek beberapa hal penting saja begitu sampai di sana,” jelas Tyrone. Masih ada waktu sekitar 45 menit untuk menunggu hingga jemputan datang dan tidak tahu harus berbuat apa di hotel itu. Maka kami putuskan untuk langsung bertemu dengan Makj di club tempatnya bermain malam itu.

PUKUL 23.45 WIB

Sesampainya di sana kami disambut dengan sebuah poster besar dengan line-up DJ internasional dan salah satunya adalah Makj. Kami duduk di depan lobi, menghisap sebatang rokok, melihat kondisi sekitar, sambil menunggu kedatangan tim Makj. Ini adalah momen kami untuk merokok lagi, karena mereka (Makj dan Tyrone) sama sekali tidak suka dengan asap rokok. Rasanya lumayan menyiksa bagi mereka untuk bermain di Indonesia, dimana semua orang bebas untuk merokok di dalam club. Setelah menghabiskan sekitar 45 menit di luar menonton beberapa orang lalu-

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.