MAXIMUM PERFORMANCE

FHM (Indonesia) - - Access -

Adalah impian semua pria untuk mendapatkan pujian atas performa yang hebat dari mulut pasangan Anda yang sedang terengah-engah. Bayangkan, Anda sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik untuk honeymoon Anda dan pasangan. Mulai dari tiket pesawat, candle-light dinner, kamar hotel dengan suasana yang romantis, hingga playlist bercinta. Inilah momen dimana Anda akan membisiki “adik kecil” Anda di kamar mandi sebelum bercinta, “Jangan terlalu cepat keluar, bro...” Sementara itu, kami juga yakin kalau pasangan Anda akan mengharapkan durasi bercinta yang lebih lama. Tidak perlu malu atau membual soal seberapa lama Anda mencapai ejakulasi (kecuali kalau Anda seorang bintang film porno), karena faktanya, rata-rata pria mencapai ejakulasi dalam waktu kurang dari tiga menit, terhitung dari waktu penetrasi. Itulah waktu normal pria mencapai ejakulasi pada “permainan” pertama. Memang, dari segi fisik, pria memang lebih mudah untuk terangsang dibandingkan wanita, dan inilah yang menjadi salah satu faktor yang membuat performa pria terlihat buruk dibandingkan wanita yang lebih sulit untuk mencapai orgasme. Seharusnya seks bukanlah sesuatu yang bisa menjatuhkan kepercayaan diri Anda, apalagi membuat hubungan Anda dan pasangan rusak. Tenang, jangan terburu-buru membuat sebuah janji dengan klinik seksologi, karena kali ini kami akan berikan lima cara jitu agar durasi bercinta lebih panjang dan pastikan pasangan Anda mencapai orgasme. “Keluar” cepat, maka itulah yang akan terjadi. Your wish is my command. Jika kekhawatiran itu datang, strateginya adalah coba untuk menghentikan sejenak, tarik nafas dalam-dalam, lalu fokus pada tujuan utama Anda: membuat pasangan Anda mencapai orgasme sebelum giliran Anda. Kami tidak anjurkan untuk tiba-tiba berhenti seperti mobil yang nge-rem mendadak. Anda bisa mengembalikan konsentrasi sambil menggoda pasangan dengan memainkan area labia-nya. Iya, Anda tidak salah baca. Kegel ternyata tidak hanya untuk wanita saja, melainkan juga untuk pria. Saat buang air kecil, cobalah untuk menghentikan jalannya urin. Jangan menahan nafas dan jangan pula membuat otot di bokong, paha, atau perut Anda jadi tegang. Saat Anda bisa menghentikan atau memperkecil jalannya urin, maka Anda sukses melatih otot dasar pelvis Anda.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.