Machine

Lamborghini Huracán Performante, supercar tercepatnya Lamborghini

FHM (Indonesia) - - Regulars -

Bentuknya yang sensual berhasil membuat para pria yang melihatnya jadi ‘ngiler’. Eh, kami bukan membahas soal model seksi ya, melainkan inovasi terbaru dari seri Lamborghini Huracán, yang dinamakan Lamborghini Huracán Performante. Dan pagelaran Geneva Motor Show pada bulan Maret 2017 yang lalu menjadi momen pertama kalinya supercar ini dipamerkan di depan para pecinta mobil berkecepatan tinggi. Ternyata benar saja, kalau dilihat dari tampilannya, supercar ini memang tidak kalah seksi dari model-model kami. Ngomong-ngomong soal kecepatan tinggi, pada bagian belakang mobil, Lamborghini Huracán Performante ditenagai oleh mesin berkapasitas 5,2 liter V10 atau setara dengan 640 tenaga kuda. Maka jangan heran kalau supercar ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 2,9 detik saja, dengan top speed lebih dari 325 km/ jam. Ditambah lagi kombinasi pelek 20 inci dan ban terbaru Pirelli P Zero Corsa dengan grip yang maksimal. Maka kami pun tidak kaget saat mobil ini dijajal di lintasan Nürburgring Nordschleife sepanjang 20.600 meter di Jerman, dengan hasil yang cukup memuaskan; Lamborghini Huracán Performante mampu menembus rekor kecepatan 6:52.01 menit (sekitar 7 menit lebih cepat dari pendahulunya, Lamborghini Aventador SV, yang mencatat waktu 6:59.73 menit di tahun 2015), dan berada di peringkat kedua setelah Radical SR8 LM, dengan waktu 6:48.28 menit. Berbeda dari seri Huracán yang lain, Lamborghini Huracán Performante sengaja diciptakan untuk menjadi mobil yang tercepat. Dari segi desainnya yang sporty dengan bagian depan yang sedikit lebih tajam dari Huracán normal, Anda pasti sudah bisa membaca seberapa tinggi tingkat ke-aerodinamis-an Lamborghini Huracán Performante – lihat juga sayap besar pada bagian belakangnya. Ini karena sistem aerodinamik aktif yang dikembangkan serta dipatenkan oleh Lamborghini, yaitu Aerodynamica Lamborghini Attiva alias ALA, yang dalam bahasa Italia berarti sayap. Belum lagi kontribusi teknologi Forged Composite pada segi bodi mobil dengan penggunaan komponen hybrid alumunium dan serat karbon yang membuat bobotnya menjadi 40 kg lebih ringan dari Huracan sebelumnya. Dan teknologi ini tidak hanya diaplikasikan pada bagian luarnya saja, melainkan juga pada material kursi penumpang, yang kemudian dilapis dengan bahan premium Alcantara. Intinya, Lamborghini memanfaatkan semua material ringan yang mumpuni dan berperan penting pada peningkatan performa Lamborghini Huracán Performante. Pada akhirnya, baik mesin, desain, serta bobot - ketiga faktor tersebut terintegrasi sempurna untuk akselerasi brutal dari Lamborghini Huracán Performante baik di lintasan balap maupun di jalan (dan yang pasti bukan jalanan di Jakarta).

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.