Justice League

Sutradara Zack Snyder dan Bruce Wayne menyatukan para jagoan super untuk menyelamatkan DC Universe dalam film Justice League.

FHM (Indonesia) - - Contents -

Bukan hal sulit untuk mengajak Anda menonton film kumpulan jagoan DC Comic di bioskop, tapi baiknya Anda menilik semua tentang film ini sebelum duduk di layar besar.

Kita akan kembali ke dunia DC dengan para jagoannya bulan November 2017 ini. Film berjudul Justice League ini menjadi awal pertemuan sejumlah jagoan DC Comic di dalam satu film setelah sebelumnya Batman, Superman, dan Wonder Woman bahu-membahu mengalahkan Doomsday dalam film Batman v Superman: Dawn of Justice. Dunia tenang sejenak, tapi manusia kehilangan Superman yang selama ini bisa menjadi penyelamat di beberapa situasi. Beberapa saat setelah kehilangan Superman, Dunia DC kembali mendapatkan ancaman saat Steppenwolf (Ciaran Hinds) datang dan membuat sejumlah kehancuran. Bruce Wayne (Ben Affleck) bersama dengan Diana Prince (Gal Gadot) mencoba untuk mengumpulkan metahuman, para manusia super di dunia DC. Mereka pun berhasil menyatukan The Flash (Ezra Miller), Aquaman (Jason Mamoa), dan Cyborg (Ray Fisher) untuk tergabung ke dalam kelompok Justice League pimpinan Batman. Dalam pengerjaannya, sang sutradara, Zack Snyder terpaksa mengambil keputusan untuk mundur karena tragedi kematian anaknya dan perannya digantikan oleh Josh Whedon. Untungnya, kejadian ini tidak membuat perilisan film mundur.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.