Another British Pop Punk Acts

HAI - - AFTER SCHOOL -

Namanya emang belum begitu bergema di telinga penikmat pop punk, tapi kalau udah dengar musik yang mereka mainkan, stigma negatif kalian terhadap band ini pasti hilang seketika. Gimana nggak, lima sekawan, Josh Holland, Ed Lawson, Joel Plews, Josh Berzin, dan James Hunt meracik musik mereka dengan maksimal, nggak heran kalau band asal Manchester ini mungkin jadi raja pop punk di Inggris dan Britania Raya, bahkan dunia. Sejauh ini, Best Years baru meluncurkan dua buah EP berjudul Beast Years dan Drop Out. Give this a try, bro!

Balik lagi ke Inggris, muncul nama Homebound. Band yang berasal dari Farnham ini emang baru terbentuk tahun 2014 lalu, jadi wajar kalau massanya belum begitu banyak. Tapi, kalau udah mendengar karyanya, Worthwile salah satunya, kami yakin kalian semua pasti setuju untuk mengatakan kalau band ini worth to be a star. Rasanya, tinggal tunggu aja pergerakan Charlie Boughton, Tom Mellon, Chris Weathley, Joe Aspel-Beaumont, dan Kurt Maiden tercium publik dan mulai bergerak secara masif. Setuju?

Melambungnya nama Neck Deep di kancah musik pop punk dunia secara nggak langsung juga mengangkat nama-nama band sejenis dari tanahnya Ratu Elizabeth. Beberapa omongan miring tentang skena pop punk dari Inggris dan sekitarnya ini pun mulai terkikis. Nyatanya, banyak band-band pop punk yang bergerak dari komunitas atau underground semakin terlihat. Berikut empat band pop punk Britania Raya yang wajib “diwaspadai”.

Sedikit menyebrang dari Inggris, terdapat Where There’s Life. Band asal Skotlandia ini pun menjadi nama yang nggak bisa dipinggirkan dari komunitas skena pop punk Britania Raya. Walaupun masih cukup asing di telinga penikmat musik, tapi kami yakin kalau band ini akan besar pada waktunya nanti. Hal ini pun beralasan, karena Bruce, Dann, Cammy, Callum, dan Jack mempunyai musikalitas di atas rata-rata. Jadi, nggak usah kaget kalau pelantun Where We Go ini akan dikenal seantero jagad suatu saat nanti.

Nama kedua berasal dari kota pelabuhan, Liverpool. Yap, mereka adalah WSTR (Waster, RED). Band yang beraggotakan Sammy Clifford, Kieren Alder, Danny Swift, dan Alex Tobijanski ini punya kualitas musik yang asik. Dengan tempo musik yang up beat membuat siapa aja yang mendengar serasa ingin melompat – atau paling nggak menganggukkan kepala. Sejauh ini, WSTR baru merilis satu EP berjudul SKRWD. Patut ditunggu sih karyakarya mereka selanjutnya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.