ORIENTASI LEGAM

Accessories

Harper's Bazaar (Indonesia) - - Report -

BEra delapan puluhan dari sudut pandang Anthony Vacarello. Oleh Veronica Arviana

ustier dress dari bahan beledu, jaket oversize, stocking, dan sepatu boots kulit, yang seluruhnya serba hitam, didukung oleh aksesori emas berdesain chunky dan tatanan rambut acak, menjadi pemandangan yang lazim ditemui di area Marais ketika memasuki awal tahun 1980-an. Khususnya di les Bains Douche, sebuah kelab malam yang disebut sebagai studio54 versi Paris pada zamannya, di mana yves saint laurent menghabiskan waktu bersama muse dan sahabat, seperti Bianca Jagger atau Paloma Picasso. Periode ‘80-an disebut-sebut

sebagai periode pesta, ketika ragam aliran musik menyatu di lantai dansa dan berdandan menjadi sebuah kenikmatan. Bold adalah pemilihan kata yang tepat untuk visualisasi era tersebut. Penerapannya nyata dalam hal berpakaian, tata rias dan rambut, termasuk perilaku sosial. Karenanya desainer seakan ingin bernostalgia dengan menilik mundur keseruan dari tiga dekade lalu. Berbekal archive dari label yang tepat, anthony Vacarello memulai perjalanan baru sebagai kepala kreatif saint laurent, menembus waktu dengan versi dirinya sendiri. Beranjak dari inspirasi fetish, anthony Vacarello berhasil mengemas referensi sensual secara apik dan

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.