Icons Revisited

Saatnya mencermati lansiran jam tangan ikonis terkini. Oleh Ardhana Utama

Harper's Bazaar (Indonesia) - - Highlights -

THE SPEEDMASTER 38 MM

Seri Speedmaster memiliki karakteristik yang berkelanjutan dalam tiap edisinya. Sesuai penamaannya, desain jam tangan menggunakan diameter berukuran 38 mm dengan estetika gaya yang beraneka ragam (seluruhnya terdapat 14 variasi). Jam tangan unisex ini memiliki skala tachymeter pada bezel sebagai sentuhan nuansa sport. Kerangkanya terbuat dari kombinasi baja dan emas 18 karat dengan tali kulit warna hijau.

THE OMEGA 1957 TRILOGY

Merupakan tribute untuk tiga desain paling ikonis dengan merayakan 60 tahun eksistensinya. Model jam tangan tersebut antara lain the Seamaster 300, the Railmaster, dan the Speedmaster. Penampangnya disebut sebagai black ‘tropical’ dial, dengan clasp berlogo Omega gaya retro. Rupanya kesan playful hadir di seluruh detail tiga jam tangan ini lewat sebaran sejumlah logo yang berbeda rupa. Seperti halnya di era ‘50-an ketika masing-masing pemasok komponen jam tangan menginterpretasikan desain logo Omega secara berbeda-beda.

THE SEAMASTER AQUA TERRA MASTER CHRONOMETER LADIES

Lansiran ini adalah bukti nyata bahwa spesifikasi kompleks jam tangan tak semata-mata ditujukan bagi pria saja. Sebuah master chronometer dapat menjamin tingkat kepresisian dan kinerja alat penanda waktu dengan sangat baik, yang kali ini dikemas dalam tiga opsi ukuran (38 mm, 34 mm, dan 28 mm). Jam yang lulus uji coba METAS (Swiss Federal Institute for Metrology) ini bernuansa klasik feminin dengan ciri khas dial bahan mother-of-pearl dan susunan berlian.

THE SEAMASTER PLANET OCEAN “BIG BLUE”

Desain sportif jam tangan ini terinspirasi dari kesuksesan pendahulunya, yaitu Planet Ocean “Deep Black”. Kerangka hingga penampangnya dibangun dari high-tech ceramic, dengan dominasi warna biru dan oranye menyala secara keseluruhan. Pigmen warna tersebut disebarkan secara merata ke seluruh permukaan jam saat memproses keramik dari format bubuk sehingga warnanya akurat. Caseback-nya transparan, sehingga memamerkan movement Omega Caliber 8906.

THE SPEEDMASTER RACING CHRONOMETER

Karakteristik minute-track pada lansiran ini pertama muncul di edisi Speedmaster 1968 yang berkaitan dengan ranah dunia balap. Jam ini kembali dengan beberapa fitur orisinal beserta peningkatan fitur. Debutnya dimulai tahun ini, menggunakan stainless steel dengan matt-black dial dan skala tachymeter. Bagian strap-nya berwarna hitam dari kulit perforated berongga dengan karet orange di tengahnya

The Omega 1957 Trilogy

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.