ONCE UPON A TIME

TAG Heuer Link Lady kembali dirilis dengan karakter yang menjadi pusat perhatian. Oleh Ardhana Utama

Harper's Bazaar (Indonesia) - - Watches Review -

TAG Heuer pernah melakukan beberapa perubahan untuk seri Link Lady di tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari variasi berlian pada permukaan penampang, hingga perubahan warna. Produk ini juga sebelumnya pernah dirilis untuk pasar tertentu saja. Namun, berkat konstruksi utamanya yang memiliki keunikan tersendiri, Link Lady akhirnya kembali dirilis secara global pada perhelatan Baselworld tahun ini. Perencanaan jam tangan TAG Heuer Link bermula di tahun 1987. Desainnya mudah dikenali berkat modul bracelet berbentuk ‘S’ yang dirangkai menjadi satu kesatuan yang mengitari pergelangan. Tiap sudut pada bagian sambungan bracelet bersudut tumpul di sisi sebelah atas, bawah, dan samping, yang berkontribusi pada rasa nyaman di tangan. Hingga saat ini, desain yang distingtif menjadi sebuah identitas dan memberi ciri kuat dari segi estetika, ergonomi, maupun kenyamanan bagi pemakainya. Uniknya pula, jam tangan ini menyertakan desain bracelet yang seluruhnya terintegrasi ke bagian kerangka utama. Bentuknya memiliki profil yang melengkung, dengan finishing berkesan elegan. Tiap modulnya menggunakan kontur ‘S’ yang memiliki permukaan mengilap di bagian pinggirnya, sementara sebagian besar permukaan jam tangan menggunakan tekstur satin. Berbicara lebih jauh lagi, TAG Heuer Link Lady dibangun dari material baja dan memiliki diameter 32 mm (sebuah ukuran yang turut berkontribusi pada kesan feminin sebuah penunjuk waktu). Tampak depan jam tangan dibangun dari kombinasi bentuk bundar dan cushion, yang memberikan kesan lebih kokoh dari segi visual. Hal tersebut dimungkinkan berkat empat sudut yang tepat mengisi lapisan di belakang bezel. Dengan hadirnya kombinasi bangun tersebut pula, jam tangan Link Lady pada akhirnya memiliki penampilan yang lebih berani. Kesan kokoh ditambahkan pula oleh permukaan satin finishing di bezel, kontras dengan offset ring yang tampil mengilap. Penampang Link Lady memiliki spirit yang hidup berkat warna navy blue bertekstur sunray, di samping opsi dial mother-of-pearl yang dilapisi dengan lacquer merah muda lembut. Opsi warna tersebut memberi kesan elegan yang mudah dikenali. Jam tangan ini bahkan diakui sebagai desain yang paling feminin dari keseluruhan koleksi TAG Heuer. Untuk opsi utama, TAG Heuer menggantikan indeks angka dengan lempengan batang mengilap atau berlian berpotongan round (sesuai dengan karakteristik dial yang digunakan). Kapasitas yang simpel dari Link Lady menggunakan movement quartz, sesuai dengan gaya hidup wanita yang aktif, praktis, dan modern.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.