Manifestasi Retro

Sebuah proporsi selaras antara elemen klasik dan elegansi dipaparkan oleh Marc Jacobs. Oleh Arinta Wirasto

Harper's Bazaar (Indonesia) - - Highlights -

Sekilas, koleksi ini tak ubahnya seperti koleksi marc jacobs pada musim-musim lalu. busana siap pakai, deretan model yang tengah populer di arena fashion dunia, serta paling tidak satu elemen kejutan yang dihadirkan pada setiap presentasi. Namun, elemen kejutan yang diterapkan pada perhelatan kali ini hadir dalam wujud yang tidak disangka-sangka. Ketimbang menghadirkan latar panggung penuh elaborasi layaknya presentasi rumah mode yang pernah dikepalainya selama lebih dari satu dekade, marc jacobs memilih untuk mengusung dekorasi minimalis. audiens duduk berhadapan layaknya presentasi lain pada pekan mode, hanya saja dengan atmosfer yang lebih intim. tiada musik berkumandang, hanya suara dari tapak sepatu para peraga yang tengah berparade sehingga menambah keabsahan suasana. tidak hanya latar panggung, kepiawaian marc jacobs dalam mendesain juga ditunjukkan lewat koleksi busana siap pakai yang diperlihatkan. terinspirasi dari film dokumenter bertajuk Hip Hop Evolution, keseluruhan tampilan yang ditampilkan merupakan interpretasi konkret dari genre musik yang populer di tahun '80-an tersebut. “Koleksi ini

merupakan representasi pribadi saya akan gaya berpakaian dengan sportswear kasual,” papar desainer kelahiran Amerika Serikat ini. Perpaduan siluet sporty dengan busana berpotongan oversized terlihat menghiasi sejumlah penampilan pada panggung runway. Material kulit berkualitas tinggi, corduroy, bulu, serta corak houndstooth, turut hadir untuk memperkuat kesan retro pada koleksi yang terdiri dari 42 tampilan berpalet netral ini. Keseluruhan tampilan dipercantik dengan topi serta perhiasan beraksen emas untuk memperkuat tema hip hop yang memang ingin ditampilkan tanpa terlihat berlebihan. Kedua huruf “J” yang berpaut pada logo gubahan Marc Jacobs merupakan suatu penanda atas transformasi identitas label busana siap pakai tersebut ke arah yang lebih mapan. Logo tersebut acap kali terlihat pada sejumlah aksesori, salah satunya pada tas Hotshot yang menjadi sorotan pada koleksi ini. Melanjuti kesuksesan dari tas Snapshot yang telah dilansir musim lalu, tas ini hadir sebagai proyeksi akan kedinamisan generasi muda yang ada pada benak Marc Jacobs dalam proses mendesain. Berbeda dengan tas Snapshot yang dihiasi oleh berbagai strap unik, tas yang tersedia dalam tiga warna tersebut hadir dengan rantai berpalet emas yang juga berfungsi untuk mengelevasi tampilan sang pemakai.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.