128 Travel in Lights

Sebuah perjalanan untuk mengungkap cerita di balik indahnya kilauan batu paling mulia. Oleh Veronica Arviana

Harper's Bazaar (Indonesia) - - Highlights -

Ada sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa keistimewaan berlian tiffany & Co. terletak pada kilaunya yang memancar bahkan hingga ke ruang sebelah. Bazaar pun akhirnya mengakui perumpamaan tersebut ketika berhadapan dengan cincin tiffany setting bertahtakan berlian murni 10 karat yang berdiri megah di bawah kotak biru raksasa, tepat di seberang butik tiffany & Co. elements, Hong Kong. Pemandangan yang mengundang atensi ini merupakan bagian dari pop-up workshop pertama di asia yang digelar oleh tiffany & Co. selama hampir satu bulan sejak pertengahan Juli lalu. Bertajuk tiffany Diamond academy, workshop berdurasi satu jam tersebut memiliki kapasitas peserta terbatas, yaitu 10-15 orang setiap sesinya. tujuannya tak lain untuk mendekatkan klien dengan produk berlian lansiran label asal new york ini melalui jalur edukasi yang interaktif dan personal. Workshop yang terbuka untuk publik ini memberikan peluang bagi konsumen maupun orang awam untuk bereksperimen dalam proses terbentuknya sebuah cincin berlian tiffany & Co. sesi pertama dibuka dengan film dokumenter pendek yang merangkum perjalanan setiap butir berlian tiffany. Bermula dari bahan mentah yang diperoleh dari produsen terbaik hingga implementasi berlian dalam rupa perhiasan yang siap dijual dalam kemasan kotak biru ikonis. Dilanjutkan dengan sesi penilaian atau grading untuk menentukan kualitas setiap butir berlian melalui klasifikasi warna dan kejernihan. Faktanya, tiffany & Co. hanya menerima 0.04% dari keseluruhan batu mulia yang ada. Dari skala “D” (colorless) hingga “Z” (saturated), hanya berlian dengan kualitas “i” atau lebih tinggi yang dapat dikategorikan sebagai berlian tiffany, sehingga nilainya menjadi sangat prestisius. Dalam hal kejernihan, tiffany Gemological Laboratory hanya meloloskan berlian dengan kualitas “Vs2” atau lebih, dengan memastikan secara teliti tekstur dalam setiap butiran di bawah mikroskop. selanjutnya beranjak ke proses polishing atau penghalusan. Perlu diingat bahwa berlian hanya bisa ditempa dengan menggunakan material berlian dan tidak dapat dihancurkan dengan alat tajam lainnya. Jadi, mesin penghalus bekerja dengan cara menaburkan bubuk berlian di atas piringan mesin untuk menghaluskan sisi permukaan yang masih kasar secara perlahan menggunakan tangan, hingga mencapai bentuk sempurna yang diinginkan. Batu berlian yang sudah dibentuk kemudian ditempatkan ke dalam kerangka desain sesuai proporsinya melalui teknik pemotongan dan setting craftmanship yang inggil. Meski melalui berbagai proses panjang, tiffany & Co. memastikan bahwa karakter asli berlian menjadi prioritas utama. Dalam hal ini, proses cutting tidak akan mengurangi berat dan nilai dari berlian tersebut. Di akhir workshop, peserta akan menerima sertifikat resmi dari tiffany & Co. yang telah ditanda tangani oleh Melvyn Kirtley selaku Chief Gemologist dan Vice President dari divisi high jewelry untuk tiffany & Co. global.

adapun Melvin Kirtley yang mengawali kariernya di tiffany & Co new york sejak tahun 1985, memiliki pengalaman dan pendalaman penuh tentang berlian tiffany & Co. selama lebih dari 30 tahun. Berikut adalah perbincangannya dengan Bazaar ketika dijumpai di Hong Kong pertengahan bulan lalu.

HARPER’S BAZAAR INDONESIA (HB): apa yang menjadi tujuan digelarnya tiffany Diamond academy?

tujuan kami sangatlah objektif. Kami ingin memberikan pengertian kepada konsumen makna yang sesungguhnya dari berlian tiffany. Kami menghantar mereka melalui setiap tahap dan melibatkan mereka secara langsung ke dalam setiap proses. ini adalah salah satu cara untuk memperlihatkan kepada klien unsur istimewa yang membedakan berlian kami dari produk yang lain. HB: apa faktor yang menjadikan berlian tiffany lebih menonjol dibandingkan dengan yang lain? MK: ada banyak sekali perbedaan yang menjadikan kami lebih unggul. Kami turun tangan dari proses awal hingga mengemasnya menjadi sebuah desain produk yang anda lihat di toko. Benar-benar terintegrasi secara vertikal. inilah perbedaannya. Kami memegang kendali penuh untuk memastikan kualitas dan karaktertistik berlian di setiap tahap. HB: apa filosofi yang tersimpan di balik cincin ikonis tiffany® setting? MK: Kerangka cincin enam cabang atau lebih dikenal dengan sebutan tiffany® setting pertama kali diperkenalkan oleh Charles Lewis tiffany di tahun 1886. ia adalah bangsawan amerika yang pergi ke Prancis dan memopulerkan berlian sebagai perhiasan siap pakai. sangat berlawanan dengan desain perhiasan di era Victorian yang tergolong bergaya couture. Jadi produk ini sendiri sudah berusia lebih dari 131 tahun dan memiliki arti yang sangat penting bagi perusahaan kami. secara global, kedudukannya pun membedakan kami sebagai perusahaan yang pertama kali menciptakan cincin dengan format solitaire enam cabang yang akhirnya menjadi tolok ukur desain cincin pertunangan hingga saat ini. rangka tiffany didesain bertujuan untuk menempatkan posisi berlian yang menjauh dari permukaan jari agar mudah terkena cahaya dan memantulkan keindahan aslinya. Charles Lewis tiffany dikenal berkat inovasinya dan tiffany® setting masih menjadi produk paling populer yang membangun otoritas berlian kami di dunia. HB: Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menghasilkan satu cincin berlian? MK: Prosesnya bisa memakan waktu hingga beberapa bulan karena harus melewati fasilitas yang berbeda di setiap area tertentu. singkatnya, dimulai dari pemilihan bahan mentah, kemudian berlian yang masih kasar ditabur menjadi dua bagian, lalu mereka mulai menghaluskan secara telaten setiap sisi permukaan berlian menjadi fasat yang sempurna, dan dilanjutkan dengan proses grading. Ketika proses grading, apabila butir berlian dinilai tidak memenuhi standar tiffany, maka berlian tersebut tidak akan dipakai dan akan dijual ke market lain. Berikutnya adalah proses mendesain dan menempatkan berlian dalam kerangka yang menyesuaikan dengan ukurannya, lalu menyempurnakan sedemikian rupa untuk akhirnya dibawa ke butik. seluruhnya dikerjakan secara hati-hati oleh tangan ahli yang berpengalaman. HB: apa peran sejarah dalam desain tiffany hari ini? MK: sejarah memiliki peran yang sangat penting dalam setiap produk ikonis kami. secara umum, kami memberikan pengaruh dalam dunia desain melalui estetika desain yang mengedepankan unsur klasik sekaligus modern yang tidak lekang dimakan perubahan gaya. Cincin pertunangan tiffany® setting kami adalah contohnya. Meski sudah berusia lebih dari 130 tahun, desainnya dianggap masih relevan hingga saat ini. Jadi saya rasa ciri khas dari desain ikonis dan keindahan yang bersifat timeless menjadi daya tarik utama bagi pelanggan kami. n

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.