APRESISASI DAN KONTRIBUSI

JFFF mempersembahkan sebuah penghargaan atas bentuk kontribusi nyata oleh tiga tokoh yang telah turut mengambil peran penting dalam tonggak sejarah perkembangan industri fashion Indonesia.

Harper's Bazaar (Indonesia) - - Editors letter -

Salah satu agenda yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perhelatan Jakarta fashion & food festival selama lebih dari satu dekade adalah malam penghargaan. ajang bertajuk Fashion Icon Award tersebut sekaligus menjadi bagian dari acara penutup festival mode yang berlangsung di harris hotel & Conventions kelapa Gading ini. “Suatu bentuk apresiasi akan kontribusi para insan akan menjadi motivasi untuk berkreasi lebih baik lagi dan bahkan menginspirasi para generasi muda untuk mengikuti jejak prestasi. hal tersebut menjadi salah satu pemicu konsistensi Jfff memberikan penghargaan kepada para tokoh mode indonesia,” jelas Soegianto Nagaria sebagai Chairman Jfff 2017. tiga trofi diberikan oleh Jfff kepada insan-insan mode dengan sepak terjang yang mumpuni di industri fashion tanah air. dan tahun ini, ada tiga nama yang berhasil meraih piala penghargaan dari Jfff. mereka adalah itang yunasz, rinaldy a. yunardi, dan Baron manansang. Fashion Icon Award ini terdiri atas tiga kategori yakni Lifetime achievement, fashion designer, dan fashion industry and Support. Untuk kategori Lifetime achievement, Baron manansang mendapatkan apresiasi atas kontribusinya sebagai tokoh pengembang tenun ikat sutera yang menggunakan alat tenun bukan mesin. Pria yang sangat mengagumi kain-kain kuno Nusantara ini telah memulai usahanya dalam bidang tenun atbm sejak tahun ‘70-an. Selama lebih dari empat dekade ia telah mendedikasikan dirinya untuk melestarikan teknik tenun yang telah menjadi ciri khas dan kekuatan kain tradisional indonesia. itang yunasz mendapatkan sebuah apresiasi dari Jfff sebagai desainer indonesia yang telah secara konsisten bergelut dalam industri ritel tanah air. desainer yang memulai kariernya sejak tahun 1981 ini tak hanya memproduksi busana ready-to-wear saja, namun juga merambah ke koleksi modestwear yang digarap secara massal. Berkat konsistensinya berkecimpung dalam fashion retail indonesia, ia pun dianugerahi sebuah piala Fashion Icon Awards dalam kategori fashion designer. Sedangkan untuk kategori fashion industry and Support, Jfff menganugerahi desainer aksesori rinaldy a. yunardi. Perancang yang terkenal dengan karya-karya aksesorinya yang memukau, eksperimental, dan kaya akan detail ini telah memulai kariernya sejak pertengahan era ‘90-an, dan belakangan ini namanya kian menanjak hingga ke kancah internasional. aksesori rancangannya telah dipakai oleh sejumlah selebriti dan model kenamaan dunia, maka untuk itulah rinaldy a. yunardi pantas mendapatkan piala penghargaan ini. acara malam penghargaan pun ditutup oleh peragaan busana dari desainer yang berbasis di pulau Bali, irsan. melalui labelnya, house of irsan, rangkaian koleksi yang mengangkat pesona songket Sambas meninggalkan kesan yang mendalam bagi tamu undangan.

Berlian hutauruk

house of irsan

mc aditya herpavi dan Ersa mayori

triawan munaf, kepala Badan Ekonomi kreatif indonesia

Liliawati rahardjo, direktur Summarecon

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.