MELUKIS IBU KOTA

Persembahan para desainer di bawah naungan Dekranasda Provinsi DKI Jakarta sebagai implementasi cinta akan kekayaan budaya.

Harper's Bazaar (Indonesia) - - Editors letter -

Mengagumi jakarta tak hanya dari lanskap kota yang penuh gedung pencakar langit, atau sekadar glamorama para individu semata. mari melihat lebih jauh akan budaya yang kaya pesona. misalnya, kain batik dan kebaya yang menjadi ikon serta dicintai para noni-noni belanda di batavia – julukan bagi jakarta dahulu — dan kini mulai berevolusi seiring perkembangan kultur. untuk tetap melestarikan kekayaan budaya dan nuansa autentiknya, para desainer di bawah naungan dekranasda Provinsi dki jakarta mempersembahkan serangkaian koleksi teranyar bertajuk Beautiful Jakarta pada perhelatan jakarta Fashion & Food Festival 2017. Pada kesempatan kali ini beragam label dimulai dari anthony bachtiar, segose milik niken ayu, roemah kebaya, sampai rumah batik Wijaya oleh ratri Wk, kembali mengambil motif-motif ikonis yang sempat diluncurkan dekranasda Provinsi dki jakarta beberapa tahun lalu. motif tersebut di antaranya dominasi bentuk, seperti kupu-kupu, daun sirih, dan daun semanggi. Tampilannya pun beragam, seakan beralih ke nuansa yang lebih trendi. misalnya saja ganang mamikat muncul dalam rupa kasual penuh warna, teknik drapery, diikuti perpaduan antara nuansa gypsy dan pelesir. sementara anthony bachtiar fasih dalam mengelaborasi office wear, baik berwujud mini dress atau jumpsuit berhias ragam motif flora, seperti daun semanggi dengan warna-warni yang lebih berani. Pelbagai opsi busana malam pun turut menyemarakkan panggung di The Forum, mal kelapa gading 3, tersebut semisal label dara baro yang menekankan pada perpaduan batik bermotif flora. sedangkan segose tampil dengan ragam gaun panjang dan cape dengan motif alam dan flora.

ganang mamikat

nita seno adji segose

nita seno adji

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.