Revitalisasi Kultur Jawa

Usia ke-70 tahun kemerdekaan Indonesia menjadi momen tepat untuk meraih kembali identitas kultural dan warisan, sebagai poin keberangkatan untuk kreasi modern di masa depan.

Harper's Bazaar Wedding Ideas (Indonesia) - - ISI -

Selepas kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, terlihat beberapa usaha untuk mengubah batik murni ke arah yang lebih komersial, seperti mentransformasi kain menjadi pakaian, peralatan rumah, dan beragam aksesori. Hal ini menarik perhatian seorang Auguste Soesastro yang beropini bahwa proses komersialisasi tersebut berdampak pada penurunan nilai serta kebutuhan akan craftsmanship tinggi akan batik murni. Atas dasar itu, Auguste pun memulai proyek peremajaan sebagai bentuk penghormatan kepada kultur tradisional Jawa melalui label yang dirintisnya, Kraton.

Intensi awal desainer kelahiran Jakarta tersebut adalah untuk menginkorporasi elemen tradisional pakaian Jawa ke dalam pakaian sehari-hari melalui material layaknya kasmir, wol, sutra, dan vicuna yang dibuat khusus untuk pasar Eropa dan Amerika. Tujuh tahun kemudian koleksi bertitel Return Of The Kings ini kembali dengan interpretasi berbeda, tentunya tetap dengan imbuhan detail penuh presisi. Koleksi yang hadir dengan opsi busana untuk aktivitas siang dan malam ini dibuat dengan sistem made to measure. Setiap potong dari tampilan koleksi tersebut dibuat berdasarkan pesanan dari pelanggan. Koleksi ini terdiri dari kain batik yang digambar secara spesial oleh pengrajin dari berbagai kota di Indonesia yang digunakan sebagai bawahan dan dipadu dengan berbagai tampilan lainnya. Penggunaan batik berkualitas tinggi pada koleksi ini juga bertujuan untuk mengembalikan citra awal batik sebagai kain dengan unsur kemewahan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.