It’s A Breeze!

Herworld Brides (Indonesia) - - Contents -

Perpaduan antara siluet indah dan daper suits untuk mengantar pasangan Anda menuju pelaminan.

Bicara tentang malam pertama, kata yang terBayang pastilah “magical”, apalagi setelah melewati acara pernikahan impian. Oleh

Ekspektasi tinggi seputar malam per tama seringkali menjadikannya lebih exciting dibandingkan acara pernikahan itu sendiri. Bayangkan, akhirnya Anda bisa bersama seutuhnya sebagai suami-istri, seperti yang dilantunkan dengan manis oleh Spice Girls;“when two become one.”Tak sampai di situ, imajinasi Anda pun terus dipenuhi oleh adegan malam pertama romantis seperti di film-film Hollywood. Jika bisa memilih, tentu Anda tak keberatan menjadi the Bella Swan to your (new!) husband’s Edward Cullen, bukan? Well, seperti mayoritas hal-hal baik yang ada di dunia ini, tak selamanya semua berjalan sesuai skenario. Contohnya saja, kemungkinan besar

Anda berdua akan terlalu lelah seusai acara resepsi pernikahan Anda, hingga lebih memilih untuk tidur. Atau, bisa saja terjadi “kesalahan teknis” di mana saking semangatnya, Anda menyiapkan segala macam sex toy seru yang ternyata sulit digunakan dan menyebabkan turunnya mood Anda berdua. Meski demikian, bukan berarti Anda harus menyerah. Jika diniatkan dan dilakukan dengan sepenuh hati, maka kami jamin, you will get that dream wedding night! Sebelum mewujudkannya, ketahui dulu apa yang sebenarnya diharapkan perempuan dari malam per tama. Penuh romansa Setelah melalui acara penikahan, Anda pastinya merasa kelelahan dan hanya ingin cuddle dengan suami. Baik jika Anda ingin sesi seks berjalan dengan manis atau sedikit nakal, pastikan untuk mengutamakan keintiman dan fokus pada the romantic side dibandingkan S&M dan sejenisnya.

Utamakan foreplay Seks di malam per tama bukanlah lomba maraton, jadi santai saja. Setelah menghabiskan berjamjam menyapa para tamu, perempuan biasanya mengharapkan untuk dimanja sedikit oleh sang suami. Minta si dia untuk memberikan foot massage atau sexy stroke.

Banyak tertawa

Anda telah resmi menikah dan akan menghabiskan waktu bersama seumur hidup. Alih-alih merasa gugup, perbanyaklah bercanda dengan si dia hingga mencairkan suasana dan membuat sesi seks Anda kian intim karena menyadari betapa nyamannya Anda bersamanya.

Orgasme

Seks di malam pertama terasa tak lengkap tanpa adanya

“the big O”, dan seperti yang Anda ketahui, perempuan butuh waktu lebih lama untuk mencapai klimaks. Resepnya? Just relax and go with the flow!

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.