The Sophisticated BRIDE

MENGHADIRKAN DESAIN GAUN PENGANTIN SOPHISTICATED NAN ELEGAN, METY CHOA SELALU KONSISTEN MEMBANTU PARA CALON PENGANTIN UNTUK MENGELUARKAN PESONA TERBAIK DI HARI PERNIKAHAN.

Herworld Brides (Indonesia) - - Profile -

Make sure that you wear the dress not the dress wears you.

Apa latar belakang Anda terjun ke dunia bridal?

Gaun pengantin adalah gaun terpenting bagi setiap perempuan. Merupakan suatu kebahagiaan bagi saya, menjadi bagian dari hal tersebut. Ini yang membuat saya tertantang untuk mendesain gaun pengantin. Saat mendesain, saya memastikan bahwa apa yang saya desain sesuai dengan karakter dan bentuk tubuh calon pengantin.

Apa saja yang menjadi keunggulan dari gaun yang Anda tawarkan?

Desain saya one of a kind. Dengan itu, semua klien saya tau bahwa hanya mereka yang memiliki gaun dengan desain tersebut. Prinsip desain saya selalu sophisticated dan effortless serta cutting yang tepat juga menjadi prioritas.

Gaun seperti apa yang banyak diminati oleh klien Anda?

Gaun dengan potongan klasik, antara lain, model mer maid dan ball gown. Ter kadang beberapa klien juga mengambil inspirasi dari gaun yang dikenakan oleh selebritas Hollywood, seperti gaun couture yang dikenakan oleh aktris Kat Graham yang terlihat simpel namun unik.

Boleh ceritakan tentang koleksi terbaru Anda?

Saya baru saja meluncurkan koleksi bertajuk Blanc melalui lini fashion Maison Met. Ini merupakan kali pertama saya meluncurkan koleksi di luar Indonesia, tepatnya di New York Couture Fashion Week. Koleksinya didominasi oleh gaya sophisticated yang dipadukan dengan teknik draping minimalis.

Lakukan perawatan kulit yang tepat dan sesuai kebutuhan. Namun satu minggu menjelang hari-H, hindari jenis perawatan yang dapat membuat kulit terkelupas, kering, atau memerah, seperti chemical peeling.

Bagaimana awal karier Anda sebagai makeup artist?

Saya memang hobi merias wajah sejak dulu. Sampai akhirnya adik meminta saya untuk merias wajahnya di ulang tahun yang ke17. Dari situ saya mulai menyukai sensasi mengaplikasikan makeup di wajah orang lain dan mulai giat mempelajari teknik makeup profesional secara otodidak. Setelah lama bereksplorasi, ternyata riasan pernikahan memang menjadi keahlian saya.

Mana yang lebih menantang, riasan pengantin tradisional atau internasional?

Tradisional, karena saya harus benar-benar menyelaraskan riasan wajah dengan baju adat, riasan rambut, hingga jenis paes. Riasan pengantin tradisional biasanya harus lebih stand-out, namun tetap tidak terkesan berlebihan, dan sesuai dengan adat yang dijalankan.

Apa yang menjadi kunci Anda saat merias sehingga tiap calon pengantin memiliki ciri khasnya tersendiri?

Saya suka mengajak klien berbincangbincang, baik saat tes makeup maupun hari-H. Dari situ saya bisa mendapat pencerahan tentang banyak hal, apakah ia merupakan karakter yang simpel atau glamor, warna lipstik apa yang ia sukai, hingga menanyakan siapa idolanya. Dengan begitu, tak hanya hasil akhir riasan menjadi lebih maksimal, tetapi klien juga akan merasa bahwa riasan yang saya aplikasikan benar-benar merepresentasikan dirinya.

Kendala terbesar saat merias pengantin?

Pengantin yang mudah panik atau bridezilla.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.