Expert Advice

RIA WULANDARI DARI MANJUSHA NUSANTARA MENGUNGKAPKAN KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN OLEH PEMILIK PERHIASAN ETNIK. OLEH YOLANDA DEAYU & MARIA FRANCES

Herworld Brides (Indonesia) - - Contents -

Tip merawat aksesori setelah dipakai di acara pernikahan.

❝Simpan aksesori di wadah terpisah supaya tidak bersentuhan satu sama lain, terutama yang memiliki batu permata agar tak saling bereaksi.

Perhiasan etnik yang kerap menjadi pilihan para perempuan untuk menyempurnakan tampilan mereka ketika mengenakan busana tradisional adalah koleksi yang tak lekang oleh waktu. Namun perawatan yang salah dapat membuatnya perhiasan tersebut berusia pendek.

Tidak disimpan dengan rapi Rasa lelah yang datang setelah menghadiri pesta pernikahan bisa membuat Anda malas merapikan diri. Akhirnya, aksesori yang dikenakan pun disimpan di tempat yang tidak seharusnya dan tercampur dengan perhiasan lain. Segera simpan di wadah terpisah supaya tidak bersentuhan dengan satu sama lain, terutama yang memiliki batu permata supaya tak saling bereaksi.

Tidak dibersihkan Tak hanya pakaian saja yang harus dicuci setelah dikenakan seharian, perhiasan pun harus dibersihkan. Gunakan kain kering yang halus dan tidak berserat agar tidak tersangkut di detail aksesori. Hindari penggunaan air, kapas, kain atau tisu basah karena justru bisa merusak materialnya.

Terkena kosmetik Bahan kimia yang terkandung dalam kosmetik (wewangian atau body lotion) bisa menyebabkan karatan pada besi yang ada di perhiasan etnik. Hindari aplikasi yang terkena perhiasan.

Terkena kulit Untuk sebagian perempuan, kulit yang terkena perhiasan berbahan nikel atau tembaga bisa mengalami iritasi karena alergi. Meskipun tidak terjadi secara langsung, ternyata perhiasan pun bisa berkarat akibat bersentuhan langsung dengan kulit. Akali dengan melapiskan bagian perhiasan yang akan terkena kulit menggunakan cat kuku berwarna bening.

Ria Wulandari

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.