Alamanda Shantika, 29, Founder Binar Academy

Herworld (Indonesia) - - Feature -

Kecintaan pada dunia coding yang sudah tumbuh sejak usia 14 tahun membuat Alamanda terus fokus di bidang teknologi. Usai berkiprah di Go-jek, salah satu karya startup yang dibangunnya bersama sang rekan, Alamanda kini tengah disibukkan dengan Binar Academy, sebuah akademi di Yogyakarta yang melahirkan programmer berkualitas. Ide ini nyatanya berawal dari keresahan Ala saat masih di Go-jek yang kerap mendapat kesulitan saat mencari SDM andal karena angka programmer di Indonesia masih terbilang sedikit. Meski program belajar di Binar Academy cenderung singkat, yakni 2,5 bulan, setiap murid dapat mempelajari teknologi terbaru yang ada di industri digital secara gratis. “Mengapa gratis? Karena pengetahuan harus bisa diakses semua orang,” jawabnya. Berkecimpung di dunia teknologi nyatanya membuka mata Ala kian lebar terhadap dampak digitalisasi. “Kalau hanya bisnis start-up yang mengerti digital, ekonomi negara tak akan berkembang pesat. Bisnis konvensional, pemerintah, dan digital harus bisa berkolaborasi tanpa saling menyerang,” jelasnya. Maka dari itu, Binar Academy juga menawarkan layanan konsultasi untuk korporasi dan pemerintah. Bagi Ala, life is not about winning the game, melainkan usaha bergandeng-tangan untuk tumbuh besar bersama.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.