INSIDE THE KALEIDOSCOPE

LISBETH LARSEN BERCERITA KEPADA KAMI TENTANG WARNA DAN KAITANNYA DENGAN KEHIDUPAN.

Home & Decor (Indonesia) - - Contents -

Lisbeth Larsen, wanita penuh warna dibalik kesuksesan Jotun bercerita kepada Home & Decor tentang warna dan kaitannya dengan kehidupan.

Lisbeth Larsen merupakan sosok wanita inspiratif di balik kesuksesan Jotun. Posisinya sebagai Global Colour Manager membuat dirinya bertanggung jawab atas semua nuansa warna yang diproduksi oleh salah satu brand cat terbesar di dunia tersebut, termasuk palet-palet warna terbaru dari Jotun Global Trend 2014 yang baru saja diluncurkan di 37 negara di seluruh dunia. Ia memimpin tim desain internasional dalam memilih dan memutuskan jenis-jenis warna yang akan diperkenalkan kepada publik, termasuk terjun langsung ke laboratorium pigmen saat melakukan tes warna.

Wanita serba bisa ini menunjukkan bahwa kreativitas tidak memiliki batas. Dalam banyak hal, dapat dikatakan kehidupan Lisbeth Larsen selalu dipenuhi warna. Jejak perjalanan kariernya ditandai dengan eksplorasi ke dalam industri musik, fashion, marketing, hingga interior. Kepada Home & Decor, wanita humoris ini pun bercerita tentang pengalaman hidupnya, tren interior yang akan datang dan pengaruh The Beatles dalam salah satu warna yang ia ciptakan.

BISAKAH ANDA MENCERITAKAN LATAR BELAKANG KARIER ANDA DARI MUSIK HINGGA AKHIRNYA MENJADI BAGIAN DARI JOTUN?

Sebenarnya background pendidikan saya adalah

site design dan fashion. Namun tepat setelah saya lulus, saya jatuh cinta dengan seorang musisi! Inilah yang menyebabkan saya terjun ke bisnis musik selama beberapa waktu, dan di sini saya kemudian mulai tertarik dengan perilaku manusia dan gaya hidup mereka dalam kaitannya dengan musik, seperti mengapa mereka menyukai jenis musik tertentu, mengapa sebuah album lebih laku daripada album lainnya.

Lalu saya kembali ke sekolah untuk belajar tentang marketing selama tiga tahun. Setelah itu saya memasuki industri fashion dan sempat menangani manajemen pemasaran bagi sebuah

brand Skandinavia. Saya mulai melakukan prediksi tentang tren fashion yang akan datang dan mengadakan seminar mengenai hal ini. Sementara itu, saya juga bekerja paruh waktu membantu teman saya dengan toko interior yang ia miliki. Yang menarik adalah saya tidak pernah dibayar dengan uang, melainkan dengan perabot, kain atau pernak-pernik interior lainnya!

Di tahun 1997, Jotun menghubungi saya dan meminta bantuan saya untuk membuat colour

cards. Saya sudah mengenal Jotun sebelumnya karena saya telah melakukan beberapa seminar untuk tim sales mereka. Saya bekerja di Jotun hingga 2006 sambil tetap melakukan hal-hal lainnya, dan barulah pada tahun 2006 saya diminta untuk bekerja full time untuk Jotun. So

here I am!

BAGAIMANA HUBUNGAN FASHION DENGAN DUNIA INTERIOR DALAM PANDANGAN ANDA?

Saya pikir tren fashion mempengaruhi semua hal termasuk interior, dan saya selalu memperhatikan hal-hal yang sedang terjadi di dunia fashion saat melakukan riset warna. (Secara umum) lebih mudah memutuskan untuk membeli sebuah gaun dalam warna biru atau

coral daripada mengecat sebuah ruangan dalam nuansa yang sama. Beberapa warna mungkin terlihat aneh pada pandangan pertama, namun setelah Anda terbiasa melihatnya pada pakaian, mobil atau perabot baru, Anda akan lebih berani menggunakan warna tersebut pada dinding rumah. Satu hal yang membedakan fashion dengan interior adalah

fashion berubah dengan sangat cepat, sementara dunia interior tidak se-ekstrem itu. Ketika seseorang membeli sebuah sofa, karpet atau cat, mereka menginginkan sesuatu yang mereka benar-benar sukai dan dapat bertahan hingga tiga sampai lima tahun mendatang.

BEBERAPA TEORI MENYATAKAN ADA PSIKOLOGI DI BALIK WARNA. APA PANDANGAN ANDA TENTANG TEORI INI DAN SEPERTI APA PENGARUHNYA?

Saya tidak tahu banyak tentang hal ini, saya pikir setiap orang dapat merasakannya sendiri dan menimbang apakah mereka nyaman dengan warna tersebut. Seperti contohnya di kantor kami ada sebuah dinding berwarna merah. Setiap kali saya datang ke kantor dan melihatnya, saya merasa lebih bersemangat dan penuh energi. Jadi saya rasa memang ada suatu hubungan antara warna dan psikologi manusia, namun saya tidak bisa menjelaskan arti hubungan tersebut.

TREN SEPERTI APA YANG ANDA PREDIKSIKAN AKAN MENDOMINASI DUNIA INTERIOR PADA TAHUN 2014?

Menurut saya, tren terbesar akan berpusat pada kombinasi antara kesejahteraan dan keseimbangan hidup. Orang-orang akan memilih warna yang memiliki arti personal bagi mereka untuk memperoleh rasa aman. Beberapa waktu lalu saya sempat menemui seorang ahli

fengshui di Singapura, dan meskipun saya tidak tahu banyak, saya percaya pemikiran semacam ini sangat baik. Memang tidak semua hal tentang fengshui dapat diterapkan oleh orang-orang, namun yang terpenting adalah meraih keseimbangan. Saya pikir ini merupakan sesuatu yang ingin dimiliki oleh semua orang, keseimbangan hidup yang berkaitan dengan warna.

Palet New Comforting menampilkan namanama palet seperti Tudor (dinding) dan Balance (meja) yang memberikan nuansa tenang dan lembut.

sebelah Lisbeth Larsen saat wawancara.

Newspapers in English

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.