NOW ART

Home & Decor (Indonesia) - - Contents -

Melalui gaya Pop Art, Tjutju menggunakan tehnik pemisahan warna yang menandai sejarah Pop Art di Inggris dan Amerika pada tahun 1950 – an.

Melalui lukisan – lukisan yang diciptakan dari tahun 2010 – 2017, transformasi yang dialami oleh Tjutju sebagai seorang seniman terlihat sangat jelas. Melalui gaya Pop Art, Tjutju menggunakan tehnik pemisahan warna yang menandai sejarah Pop Art di Inggris dan Amerika pada tahun 1950 – an. Pullman Jakarta Central Park sangat bangga untuk menyingkap genre Pop Art Tjutju yang terkonsep dengan baik yang cocok dengan gaya dan motivasinya untuk berkarya. PARRHESIA menunjukkan dukungan Pullman Jakarta Central Park terhadap seniman Indonesia untuk memperkenalkan karya mereka ke khalayak yang lebih luas.

Kegiatan ini menciptakan kesadaran edukatif untuk meningkatkan apresiasi terhadap karya seni. Dukungan ini juga dapat memperkuat seni budaya dan pengakuan dari masyarakat tentang dampak potensi besar serta pengaguman terhadap karya seni rupa. Mengikuti jejak dari komitmen global untuk seni kontemporer, Pullman Jakarta Central Park mengadakan pameran dan menjadi tuan rumah pada malam pembukaan dan PARRHESIA yang adalah pameran seni ke-lima yang diadakan oleh Pullman Jakarta Central Park. PARRHESIA mempersembahkan 14 lukisan yang dapat dibeli dari tanggal 19 – 31 Mei 2017 yang lalu.

teks Fernando Chritisnus foto Dok. Pullman Jakarta Central Park

Newspapers in English

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.