Old-school Glamour

Home & Decor (Indonesia) - - Now -

Desainer selalu mengingat masa lalu untuk mendapatkan inspirasi, dan tahun ini, banyak karya yang mereferensikan keanggunan dan penyempurnaan era Art Deco, menjaga bentuk yang clean dan memberi suntikan kemewahan ke dalam bahan material, dan juga. Gallotti & Radice menghadirkan koleksi yang shophisticated dari 10 desainer yang menampilkan upholstery beludru mewah dan karya-karya yang terbuat dari marmer, dan kayu berwarna lebih gelap, dengan highlight logam yang berkilau untuk ditambahkan ke nuansa intim ke dalamnya.

Dalam kolaborasi pertamanya dengan brand Wittmann warisan Austria, Jaime Hayon kembali pada masa revolusioner Viennese Modernis pada awal 1900-an untuk mendapatkan inspirasi. Karya dalam Workshop Wittmann Hayon termasuk ruang keluarga, ruang makan, dan furnitur ruang tidur semuanya menampilkan bentuk menyenangkan dan fresh yang dikenal oleh para perancang Spanyol, namun dibalut beludru mewah.

Kursi Club Magnum dan stool bar karya Jose Manuel Ferrero dari Estudihac untuk Sancal memberikan sentuhan yang mewah seperti gelas cognac yang dibawa oleh para pria yang mengenakan jas dalam Traditional Gentleman’s Clubs di London.

“Dari segi tren, saya pikir kita menjauhi minimalisme dan menerapkan konsep yang lebih bertekstur. Misalnya, tekstur lebih seperti beludru, dan campuran warna, bahan dan finishing yang lebih kaya seperti kayu, perunggu, tembaga dan kulit. “ - Eileen Tan, manajer pemasaran Space Furniture 1 Bar stool Magnum, Sancal

2 Coffee table Cookies karya Cookies Pietro Russo untuk Gallotti & Radice. www. gallottiradice.it

3 Tempat tidur Wing dan lounge chair Jaime Hayon untuk untuk Wittmann. www. wittmann.at 1 2 3

Newspapers in English

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.