NOW PEOPLE-RAT NA DAR MA WAN, DES AI NERD AN OWNERS SA LIGHTING

DESAINER DAN OWNER SSA LIGHTING

Home & Decor (Indonesia) - - Contents -

Banyak hal yang menginspirasi dari seorang Ratna Darmawan, tim Home and Decor beruntung berkesempatan wawancara dengannya.

Perjalanan hidup mengarahkan dirinya menjadi seorang desainer lighting. Bekal pendidikan yang ia dapatkan dari Univesitas Bina Nusantara jurusan Teknik Informatika dan Statistik ia kolaborasikan dengan pekerjaan yang dijalani saat ini. Berbekal pengalamannya bekerja selama kurang lebih 4,5 tahun di bidang Lighting Design and Supply dan Lighting Consultancy semakin memantapkan dirinya untuk mendirikan perusahaannya sendiri pada tahun 2010, SSA Lighting. Sebuah perusahaan solusi lighting arsitektur, mengintegrasikan lighting yang bagus pada area ruangan dan bangunan.

Banyak hal yang menginspirasi dari seorang Ratna Darmawan, tim Home and Decor beruntung berkesempatan wawancara dengannya.

Apa yang menginspirasi Anda dalam berkarya? Saya mendapat banyak inspirasi dari mana saja, termasuk saat melakukan travelling, diskusi dengan desainer interior/ arsitektur atau dengan pihak-pihak yang bergerak di industri ini.

Bagaimana desain itu dikatakan bagus dan apa faktor penentunya? Tidak ada satu patokan khusus suatu desain dikatakan bagus, karena bagus tidaknya suatu desain itu subyektif setiap orang. Saya cenderung berdiskusi dengan klien sebelum memulai desain, supaya desainnya sesuai dengan aktifitas, ekspektasi dan kebutuhan kustomer, karena pada akhirnya mereka yang akan merasakan hasilnya dan tinggal disitu bukan saya.

Bagaimana tren desain lighting di Indonesia? Masyarakat Indonesia sudah mulai memahami bahwa peran lighting sangat dibutuhkan dalam suatu bangunan. Karena jika bangunan dan interiornya sudah bagus namun tidak didukung dengan lighting yang optimal, tidak akan memaksimalkan fungsi bangunan tersebut. Dengan lighting yang tepat, bangunan yang biasa akan terlihat luar biasa.

Siapa desainer lighting favorit Anda? Desainer lighting favorit saya Andre Tammes. Namun bila berkesempatan berkolaborasi saya ingin dengan Zaha Hadid, karena karya-karnya out of the box.

Apa saja karya-karya yang telah Anda hasilkan? Beberapa karya saya diantaranya, BRG House, mendapat penghargaan House of the Year 2017 kategori Residence House (Arch Daily). Akmani Legian, Finalist World Architecture 2013, kategori Hotel (Arch Daily). Kemang Residence, Arsitek oleh Kusuma Agustianto, Interior oleh AEDI. Kebumen Residence, Arsitek oleh Budi Surachmat, Interior oleh Agam Riady.

Proyek impian Anda kedepannya? Saya sudah pernah membuat Vihara dan Gereja Kristen, dan saya ingin sekali membuat Gereja Katolik, karena saya beragama Katolik.

Personal style karya Anda dalam 3 kata? Simple, functional, stylish

Newspapers in English

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.