Double Height House

Memaksimalkan lahan yang terbatas, pengolahan bangunan secara vertikal dilakukan agar bangunan bernafas lega dan mendapatkan desain yang unik.

IDEA - - Konten - TEKS JOHANNA ERLY WIDYARTANTI FOTO ADELINE KRISANTI PROPERTI FX SUSANTO & LINA S., TAMAN BUARAN, JAKARTA TIMUR ARSITEK PT ARDECON BRAGATAMA INTL. (BROADGATE) TIM ARSITEK PUTRI NOVIANTY & GRACE LISA SUSANTO KONTRAKTOR ISKANDAR & KARTINI

MENONJOL DAN UNIK di antara sekelilingnya. Itulah impresi awal tampilan rumah ini. Berlokasi di kompleks perumahan yang cukup padat, rumah ini ada di antara bangunan rumah lainnya yang berderet dengan tampilan bentuk dan tapak yang sama. Namun, kesan lapang begitu terasa pada bangunan yang didesain dengan konsep tropis kontemporer ini.

Adalah Putri Novianty dan Grace Lisa Susanto, dua arsitek muda yang merancangnya. Dalam desain ini, nuansa tropis kontemporer diwujudkan dalam layout ruang, fasad bangunan, pencahayaan alami, detail bangunan, penggunaaan material, dan pilihan warna.

Desain praktis dan fungsional diterapkan untuk memaksimalkan lahan yang terbatas. Rumah ini merupakan fusi yang unik dari kesatuan ruang-ruang lentur dan mengalir. “Kami berusaha menciptakan sesuatu yang berbeda dari kebiasaan perencanaan rumah selebar 6 m yang biasanya menampilkan tipikal pembagian ruang yang kaku,” ujar Putri. Konsep ruang yang terbuka (open

plan) yang menjadi salah satu ciri kontemporer, diterapkan dengan mengaburkan batas antarruang sehingga tercipta satu ruang yang ikonik. Hasilnya, penghuni bisa melakukan berbagai kegiatan dalam satu area ruang yang sama tanpa batas. Duduk berkumpul di ruang keluarga—yang merupakan ruang utama di rumah ini—bisa dilakukan sembari memasak dan makan bersama, sekaligus menikmati hiburan dari televisi. Kamar tidur diletakkan di bagian depan sehingga tidak menyekat ruang utama yang serbaguna ini.

Bangunan Tinggi

Memberi kenyamanan pada ruang utama ini, cross ventilation pun dihadirkan melalui taman kering di bagian samping dan skylight di atas tangga. Hasilnya, kesan lapang pun tercipta dan kesegaran terasa setiap waktu di ruang yang sebenarnya sempit ini karena masuknya cahaya alami ke dalam ruang.

Tak hanya menyatukan ruang secara horizontal sebagai upaya menciptakan kesan luas, pengondisian secara vertikal pun dilakukan. Caranya, ruang utama memiliki langit-langit tinggi (double

height) dengan void yang cukup besar. Konsep double height juga diterapkan pada carport dengan kapasitas tampung 2 mobil. Desain seperti ini diterapkan agar kehadiran carport tidak memblok cahaya masuk ke lantai dasar.

“Desain bangunan yang tinggi juga membuat bangunan bernapas lega dan menampilkan view terbuka di depannya sehingga terlihat lapang,” tambah Grace.

Estetika Material

Selain itu, juga dilakukan pemaksimalan penggunaan material dengan menerapkan sistem modular kelipatan 15 cm. Hal ini juga dilakukan untuk tujuan mewujudkan estetika yang baik. Ciri bangunan masa kini pun tercipta melalui bentuk geometri sederhana yaitu kotak (kubus).

Pemakaian material parket pada lantai dan penerapan material unfinished pada dinding dilakukan untuk menciptakan kesan alami.

Pemisahan ruang dikaburkan dengan meniadakan batas sehingga menghasilkan ruang yang ikonik.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.