Bertumbuh Pesat

Info Komputer - - Cover Story -

Jumlah nasabah Bareksa saat dibuatnya tulisan ini telah mencapai sebanyak 4.887. Angka ini diklaim naik sebesar 513% bila dibandingkan dengan pada akhir Maret 2015 lalu. Pencapaian ini cukup dibanggakan oleh Bareksa. Apalagi jumlah nasabah di industri reksa dana pada akhir 2014 disebutkan hanya sekitar 250 ribu. Padahal industri ini sudah hadir sejak 1995.

Pesatnya pertumbuhan jumlah nasabah Bareksa ini dipengaruhi oleh izin APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana) yang telah diberikan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) pada Februari 2016. Pasalnya, Bareksa tidak sekadar mendidik masyarakat mengenai penggunaan teknologi dan menyosialisasikan produk keuangan, melainkan harus pula mendapatkan kepercayaan masyarakat. “Ini menjadikan kami perusahaan teknologi pertama di Indonesia yang mengantongi lisensi dari OJK,” tegas Ni Putu Kurnia Sari.

Pesatnya pertumbuhan jumlah nasabah ini sewajarnya membuat bisnis Bareksa turut berkembang. Bareksa tentunya mendapatkan upah untuk setiap produk reksa dana yang dibeli oleh masyarakat melalui portal keuangan terintegrasi ini. Selain mendapatkan pembayaran atas produk reksa dana yang berhasil dijual tersebut, Bareksa juga menawarkan jasa riset dan media plus layanan berlangganan data produk keuangan.

Di masa depan, Bareksa berencana untuk melengkapi produk keuangan yang ditawarkannya. Tidak lagi hanya reksa dana melainkan mencakup produk keuangan lain, misalnya obligasi. Peningkatan layanan untuk produk reksa dana pun tak dilupakan. Bareksa merencanakan untuk menghadirkan aneka perkakas yang bisa lebih memudahkan Anda dalam memilih produk reksa dana. Selain itu, ia juga berencana untuk bekerja sama dengan financial planner untuk melakukan pembelajaran kepada masyarakat.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.