Tidak Mematok Biaya Transfer Antarbank

Info Komputer - - Cover Story -

Suatu sore di akhir tahun 2014, di sebuah mobil Katana tua, Frizon dan dua kawannya hendak kembali ke rumah setelah berkuliah seharian penuh. Namun sebelum memasuki tol, ia teringat untuk menambah saldo kartu e-money terlebih dahulu di salah satu gerai minimarket. Malangnya, meski mencoba di tiga gerai berbeda, sistem pengisian saldo sedang offline.

Ia ingin menggunakan ATM atau internet banking, namun tidak satu pun dari mereka yang memiliki akun di bank tersebut. Walhasil satu-satunya cara untuk mengisi ulang adalah melalui gerai minimarket dengan biaya Rp2.000 per isi ulang.

Meski secara nominal Rp2.000 memang kecil, jika dibandingkan secara persentase dengan transaksi total (saldo yang dibeli Rp50.000), nilai empat persen sangatlah besar. Sebagai pembanding, suku bunga bank tabungan rata-rata di Indonesia adalah 0,75%. “Hal itu berarti kami harus membayar biaya transaksi yang setara dengan lebih dari 5 tahun bunga yang diberikan oleh bank terhadap nilai transaksi tersebut,” tutur Frizon Akbar Putra (CEO Kliring.co.id)

Pengalaman inilah yang menjadi inspirasi lahirnya Kliring.co.id (Kliring) sebagai agregator transaksi yang lebih dapat diandalkan. Perusahaan yang berdiri dengan nama PT Integrasi Sistem Kliring ini menawarkan transfer antarbank bebas bayar, layanan kliring antara pengguna dengan pihak ketiga, serta pembelian produk pihak ketiga.

Pengembangan produk Kliring dimulai sejak akhir tahun 2015. Ada dua produk utama yang ditawarkan, yaitu transfer antarbank bebas bayar dan value-added service ( VAS). Untuk transfer antarbank bebas bayar, pengguna bebas untuk menentukan biaya transfer antarbank sesukanya, bisa Rp2.000, Rp.1.000, atau bahkan gratis (normalnya harus membayar Rp7.500 per transaksi).

Sementara itu, VAS adalah wahana penjualan produk pihak ketiga yang bekerja sama dengan Kliring melalui product showcase. Pihak ketiga yang dapat menjual produknya melalui product showcase di Kliring adalah UKM yang menjual barangbarang hasil buatannya dengan target konsumen adalah pengguna layanan Kliring.

Selama ini, Kliring menghasilkan pendapatan dari fee based income yang didapat melalui kegiatan transfer dana dan sales commission dari produk-produk pihak ketiga yang

Dok. Kliring

Kliring

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.