Jangkau Lima Belas Negara

Info Komputer - - Startup -

Layaknya startup lainnya, Practo juga memperoleh investasi. Pada tahun 2015, tepatnya Februari, startup yang berbasis di Bengaluru, India ini menerima investasi putaran Seri B sebesar US$30 juta. Sementara pada bulan Agustus 2015, mereka menerima pendanaan putaran ketiga sebesar US$90 juta dari Tencent, Sofina, Sequoia India, Google Capital, Altimeter Capital, Matrix Partners, Sequoia Capital Global Equities, dan Yuri Milner.

Hingga artikel ini ditulis, Shashank menyebut, Practo telah melayani 40 juta janji pertemuan per tahun dan menghubungkan jutaan pasien dengan lebih dari 200 ribu penyedia layanan kesehatan, 10 ribu rumah sakit, lebih dari 8.000 pusat diagnostik dan 4.000 pusat kebugaran dan kesehatan di lebih dari 50 kota dan 15 negara di seluruh dunia. Di India sendiri, Practo telah merambah 35 kota dan akan segera diperluas hingga 100 kota.

Di Indonesia, Practo resmi melenggang pada September 2015. Di tahun itu pula, aplikasi yang bisa diakses di iOS dan Android ini mengakuisisi Fitho (April 2015), Genii (Juli 2015), Insta Health (September 2015) dan Qikwell (September 2015).

Shashank menyebut, Practo menawarkan beberapa layanan. Di Indonesia sendiri, Practo Search menjadi layanan yang paling digemari. “Kami melihat adopsi yang sangat besar,” sebutnya. Salah satu strategi yang juga menjadi keunggulan Practo adalah database dokter yang lengkap. “Kami mendaftarkan semua dokter secara gratis dan kami tidak mengenakan biaya kepada pasien untuk membuat janji atau sebaliknya bagi dokter yang menerima janji bertemu dengan pasien,” tutur Shashank.

Namun, tidak semua dokter dapat diterima Practo. Pasalnya Practo juga melakukan verifikasi informasi yang ketat meliputi kualifikasi, spesialisasi, dan rincian lisensi medis. Jadi, dokter hanya bisa terdaftar dalam Practo setelah melewati jalur verifikasi ini.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.