Menjawab Tantangan Penyimpanan Data untuk SME

Para pebisnis SME (Small & Medium Enterprise) kerap mengalami tantangan dalam penyimpanan data, terutama bagi perusahaan yang sedang berkembang.

Info Komputer - - What's New -

Bertambahnya karyawan dan kantor cabang otomatis mempercepat pertumbuhan data. Karena anggaran terbatas, mereka pun memilih penyimpanan NAS consumer yang sebetulnya dirancang bagi pengguna rumahan. Walhasil, justru timbul masalah baru karena kinerja NAS consumer yang sulit melayani banyak karyawan sekaligus yang berujung pada lamanya dokumen terbuka saat diakses.

Hewlett Packard Enterprise (HPE) memahami tantangan itu dan menghadirkan solusi storage yang ditujukan bagi pelanggan berskala SME ( Small & Medium Enterprise). Solusi itu adalah HPE StoreEasy dan HPE StoreVirtual 3200.

HPE StoreEasy

Untuk mendukung bisnis SME, HPE menghadirkan solusi NAS yang andal, aman, efisien, dan mudah digunakan berupa HPE StoreEasy 1450, 1550, 1650, 1650 Expanded, dan 1850.

Perlu diketahui, HPE StoreEasy sudah membenamkan Windows

Storage Server 2016. Sistem operasi terbaru dari Microsoft ini membawa pengayaan kemampuan dan fitur.

Dari sisi keandalan, HPE StoreEasy siap mendukung puluhan sampai ribuan pengguna yang mengakses data secara bersamaan ( concurrent) tanpa penurunan kinerja. Untuk mengamankan data, tersedia peningkatan proteksi dari

malware dan enkripsi dua kali lebih baik dengan AES-128-GCM.

HPE StoreEasy lebih efisien karena ada fitur deduplication yang dapat menghemat kapasitas sampai 60 persen. Besarnya file yang didukung sampai berukuran 1 TB per file-nya dengan kapasitas

file system/volume sampai dengan 64 TB.

Dari sisi operasional, HPE StoreEasy memiliki fitur-fitur yang memudahkan pengguna, bahkan di level IT support. Mulai Installation Wizard, Pool Manager, sampai Dashboard yang intutif dan mudah dimengerti.

Kelebihan lainnya adalah integrasi dengan solusi-solusi Microsoft. “Pelanggan bisa backup data dari aplikasi Microsoft seperti Exchange, SharePoint, dan SQL Server ke StoreEasy, lalu di-backup lagi ke Azure Cloud,” ujar Yudistira Arsie (Country Category Manager, Storage Division, HPE).

HPE StoreVirtual 3200

Bagi perusahaan yang baru memulai konsolidasi penyimpanan data, SAN storage adalah solusi yang paling umum dipilih.

Untuk itu, HPE menyediakan solusi SAN terbaru untuk entry-

level, HPE StoreVirtual 3200, yang bisa tumbuh sesuai kebutuhan. Tidak hanya menambah kapasitas ( scale up), tetapi juga kemampuan komputasi ( scale out). Di samping itu, harganya sangat ekonomis, mulai dari US$7.000.

HPE StoreVirtual 3200 dengan dua controller mengusung memori 16 GB dengan total kapasitas mencapai 288 TB dan dukungan penyimpanan SSD maupun hybrid. Sedangkan kapasitas enclosure- nya mencapai 48 disk 2,5” atau 96 disk 3,5”.

Konfigurasi awal ini dapat ditambah sampai 16 controller guna mendongkrak performa. Kalau perlu

high-availability, masih ada fitur Network RAID untuk redundancy di level hardware.

Uniknya, HPE StoreVirtual 3200 juga dapat berfungsi ganda sebagai NAS. Pelanggan cukup menambahkan file controller yang memungkinkan pemanfaatan disk di SAN sebagai NAS. Fitur-fiturnya pun mirip dengan HPE StoreEasy.

“HPE StoreVirtual 3200 sengaja didesain untuk segmen entry

level. Sekarang mereka memang hanya butuh SAN. Tetapi, saat ada kebutuhan di masa depan, mereka bisa berbagi hard disk yang sama untuk NAS,” kata Pungky Sulistyo (Business Development Manager, Storage for SME, HPE).

Dengan satu storage terintegrasi untuk SAN dan NAS, pengelolaan pun menjadi lebih mudah.

Pungky Sulistyo (Business Development Manager, Storage for SME, HPE) dan Yudistira Arsie (Country Category Manager, Storage Division, HPE).

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.