Meningkatkan Efisiensi dan Kolaborasi

Info Komputer - - Cover Story -

Sebagai institusi bisnis yang telah beroperasi selama 25 tahun di Indonesia, CocaCola Amatil Indonesia (CCAI) sudah memahami betul mengenai kondisi pasar yang selalu dinamis. “Kami terus berevolusi dan berkembang secara berkesinambungan dengan kemajuan pasar, selera konsumen, serta kemajuan teknologi,” ungkap Debbie Nova (IT Director Coca-Cola Amatil Indonesia). Hal itu diwujudkan dalam dua hal utama, yaitu pembangunan fasilitas seperti lini produksi dan mega distribution center serta pembangunan sumber daya manusia.

Dalam dua hal tersebut, Debbie melihat peran TI sangat besar. Di sisi fasilitas, misalnya, TI berperan untuk mendorong terciptanya efektivas dan efisiensi. “Utamanya sebagai enabler untuk revenue generator dalam menunjang pertumbuhan bisnis serta mengembangkan efisiensi,” tambah Debbie. Saat ini, CCAI mengoperasikan 37 lini produksi di 8 pabrik dan 3 mega distribution center (Medan, Cibitung, dan Semarang). Mereka juga melayani 700 ribu outlet pelanggan, termasuk 350 ribu kulkas ( display fridge) dalam berbagai model yang tersebar di berbagai titik di Indonesia.

Dengan cakupan yang masif tersebut, peran TI menjadi krusial dalam mendorong bisnis CCAI. Hal ini terlihat dari inisiatif CCAI di tahun ini dalam hal supply

chain. “Kami akan melanjutkan memberikan visibility terhadap demand dan supply dari proses supply chain,” ungkap Debbie. Hal lain yang menjadi fokus CCAI adalah melengkapi tim sales di lapangan dengan informasi yang cepat dan akurat. “Hal ini akan menunjang mereka dalam memberikan layanan kepada pelanggan dan pengambilan keputusan untuk pertumbuhan penjualan,” tambah Debbie.

Untuk menunjang kinerja perusahaan, CCAI pun sangat serius dalam mengembangkan potensi SDM. Yang menjadi salah satu fokus adalah memperluas connectivity yang menghubungkan semua karyawan di perusahaan lewat bantuan teknologi. Sebagai bagian dari Coca-Cola Amatil Group yang tersebar di enam negara, CCAI melihat komunikasi antarkaryawan menjadi sangat penting. “Kami percaya engagement driven success dan keberagaman pasar, kultur, serta tantangan di Amatil Group merupakan peluang yang ingin kami manfaatkan,” tambah Debbie.

Perluasan connectivity ini dilakukan melalui penggabungan intranet yang tadinya terpisah-pisah per negara. Selain itu, Amatil Group sejak tahun lalu telah mengadopsi Workplace by Facebook—platform sosial khusus korporasi. Melalui platform ini, komunikasi serta kolaborasi bisa diwujudkan dalam media yang lebih luas dan akrab dengan pengguna.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.