Teknologi Paling Bepengaruh dalam Bisnis Perjalanan di 2017

Pelaku bisnis perjalanan ( travel), bersiaplah menyambut tiga inovasi teknologi yang diprediksi akan berdampak besar pada bisnis Anda, terutama untuk meningkatkan kinerja operasional maupun kualitas layanan.

Info Komputer - - Contents -

Pelaku bisnis perjalanan ( travel), bersiaplah menyambut tiga inovasi teknologi yang diprediksi akan berdampak besar pada bisnis Anda.

Inovasi teknologi terus digelontorkan dengan kecepatan yang belum pernah terjadi. Hasilnya pun memunculkan kemampuan yang juga tak terbayangkan sebelumnya, sebut saja robotics, artificial intelligence, dan augmented reality. Segenap aspek kehidupan, termasuk bisnis, pun tak lepas dari sentuhan inovasi teknologi. Tak terkecuali bisnis perjalanan yang di dalamnya mencakup agen perjalanan konvensional maupun online, maskapai penerbangan, penyedia akomodasi ( hotelier), dan, tentu saja, para pelancong.

Dalam laporan yang dirilis barubaru ini, Sabre Labs memprediksi tiga inovasi teknologi yang akan sangat berpengaruh dalam industri perjalanan di tahun 2017 ini, yakni connected intelligence ( bot, robot, dan location beacon), conversational interface (berupa suara, perpesanan/ messaging, dan pergeseran ke bentuk-bentuk komunikasi baru), dan digital

reality ( virtual dan augmented reality).

Laporan bertajuk “Emerging Technology in Travel, 2017 Report” ini juga menyebutkan enam teknologi yang harus menjadi perhatian para pelaku industri perjalanan, yaitu augmented reality (AR), virtual reality (VR), otomatisasi ( automation), indoor location, message-based interface, dan voice-based interface. Connected intelligence yang terkait dengan proses pengumpulan dan analisis data, perangkat saling terkoneksi, dan Internet of Things akan berperan penting di sektor agen perjalanan. Contohnya, otomatisasi pencarian informasi oleh staf agensi dan otomatisasi rutinitas

itinerary management. Berbekal kemampuan tersebut, staf agen bisa lebih produktif dan memberi layanan yang lebih baik. Sementara conversational

interface akan memudahkan komunikasi travel agent dan pelanggan ketika merencanakan maupun saat berada dalam perjalanan. Agen perjalanan pun dapat memanfaatkan teknologi VR atau AR untuk memberi layanan bernilai tambah bagi pelanggan, berupa pengalaman virtual dari destinasi perjalanan yang mereka inginkan.

Meningkatkan efisiensi operasional dan travel experience selalu tercantum dalam agenda maskapai penerbangan. Dan tiga inovasi teknologi tersebut akan memampukan airline meningkatkan kualitas layanan, pemeliharaan, pelatihan, dan memberi pemahaman yang lebih baik tentang pelanggan, sebelum, sepanjang, dan setelah penerbangan.

Misalnya, melalui indoor location data gathering dan analysis yang diperoleh dari sensor, maskapai penerbangan dapat memperbaiki alur perjalanan penumpang, mencegah bottleneck, dan menyebarkan staf secara efisien dan optimal. Di sisi operasional, teknologi AR akan membantu meningkatkan efisiensi terutama dalam kegiatan pemeliharaan dan perbaikan pesawat. Sementara VR dapat dimanfaatkan untuk menciptakan content yang dapat memberi pengalaman istimewa untuk pelanggan.

Seperti halnya maskapai penerbangan, penyedia akomodasi pun mendambakan efisiensi dan guest experience yang lebih baik. Conversational interface akan memudahkan para tamu berinteraksi dengan staf hotel sebelum dan selama kunjungan. Antarmuka berbasis pesan juga akan meningkatkan respons staf terhadap kebutuhan tamu dan menyediakan sarana komunikasi internal yang lebih simpel. Untuk pengalaman yang tak terlupakan, hotel dapat menyajikan informasi tentang property dan amenity melaui perangkat VR.

Bagaimana pelancong dapat menuai manfaat dari aneka teknologi dan inovasi tersebut? Sebenarnya inilah masa-masa menyenangkan bagi pelancong. Bayangkan nikmatnya melancong dengan didampingi digital personal

agent. Pendamping digital berupa bot ini dapat membantu pelancong mencari informasi, mengelola itinerary, dan menjadi pengingat/ reminder kegiatan selama di perjalanan. Informasi tentang kota tujuan, berikut landmark, atau sarana transportasinya, diwujudkan sebagai digital reality oleh aplikasi di smartphone.

Naskah: LIANA THREESTAYANTI

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.