Tahu Bulat

Info Komputer - - Infomezzo -

Berawal dari penjual tahu bulat yang memutar otak untuk menemukan cara unik dalam menjajakan jualannya, terciptalah sebuah rekaman suara yang cuplikan suaranya berbunyi “tahu bulat … digoreng dadakan … lima ratusan”.

Dari berbagai sumber, terungkap bahwa suara yang ada pada rekaman tersebut adalah suara sang pemilik usaha. Rekaman suara tersebut diambil hanya dengan menggunakan sebuah ponsel. Beliau memiliki banyak anak buah yang berkeliling menjajakan tahu bulat tersebut dan anak buahnya dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok memiliki satu versi rekaman suara tahu bulat yang sama dan berbeda dengan kelompok lainnya. Itu sebabnya kita bisa mendengar beberapa versi rekaman suara tahu bulat yang berbeda-beda, tergantung anggota kelompok mana yang saat itu sedang melintas.

Fenomena tahu bulat memang tidak sehebat om telolet om yang mendunia karena memang lebih banyak terpusat di Pulau Jawa, itu pun kebanyakan terjadi di Jawa Barat. Walau demikian, ini tetap saja menarik minat banyak orang untuk memperbincangkannya hingga akhirnya menjadi viral juga. Ketika akhirnya menyentuh dunia maya, mulailah bermunculan banyak meme tentang tahu bulat.

Di dunia maya, meme memang tampaknya menjadi suatu hal yang “wajib” dalam menyambut fenomena di dunia nyata. Namun fenomena tahu bulat ini tak hanya berhenti di meme saja. Dalam bentuk lain, rekaman suara tahu bulat versi MP3 tersebut dapat dengan mudah diperoleh dan beberapa orang tertentu memanfaatkannya sebagai nada panggil di ponsel- nya.

Seperti halnya fenomena om telolet om, game dan aplikasi mobile tentang tahu bulat juga bermunculan. Di Google Play Store, jika ditengok dari segi jumlah aplikasi, tahu bulat dan om telolet om bisa jadi berimbang. Namun ada satu atau dua game tahu bulat yang dikembangkan dengan sangat serius dan memiliki cara bermain yang menarik, bahkan sampai pada tahap membuat kecanduan para penggunanya.

Salah satu game tahu bulat yang bisa dimainkan untuk mengisi waktu luang.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.