Naik Kelas

Dengan desain premium, kinerja tinggi, serta fitur beragam, Polytron Prime 7S siap bersaing dengan merek global di kelas yang sama.

Info Komputer - - Review -

Sering merilis smartphone

entry level, kini Polytron mencoba naik kelas dengan menghadirkan smartphone dengan konsep premium melalui Polytron Prime 7S. Hal pertama yang paling terlihat menarik adalah desainnya. Dalam hal desain, Polytron memang tampil berbeda. Gambaran smartphone lokal yang memiliki desain biasa akan langsung sirna. Ini terlihat dari pemilihan material dan kerapian sentuhan akhirnya.

Mengusung desain unibody serta memiliki bezel tipis, frame

nya menggunakan bahan metal yang membuatnya terlihat kokoh. Yang menarik, smartphone ini menggunakan konsep Dual Glass Design yang mana kedua sisinya, depan dan belakang, menggunakan bahan kaca yang memberikan sensasi premium.

Meskipun seluruh lapisan terbuat dari kaca, Polytron Prime 7S terlihat ergonomis saat digenggam dan tidak licin. Hanya saja, bercak-bercak jari akan sering terlihat, apalagi dengan warna hitam. Untungnya ini juga membuatnya mudah dibersihkan menggunakan kain lembut. Permukaan layar kacanya memiliki ujung yang melengkung ( curved

edge) yang biasa disebut dengan 2.5D. Ini makin membuatnya terlihat elegan dan mewah.

Tidak hanya mengunggulkan desain, smartphone dari Polytron tersebut dipersenjatai dengan

hardware bertenaga yang diharapkan mampu bersaing dengan kompetitor. Kombinasi chip MediaTek helio P10 (CPU octa core plus GPU Mali-T860) dan memori utama tiga gigabyte, sudah cukup mumpuni untuk menjalankan berbagai aplikasi di Google Play Store. Apalagi kapasitas memori internalnya cukup besar, yaitu 64 GB. Polytron menggunakan user

interface buatan sendiri yaitu Fira OS yang berbasis Android 6.0 Marshmallow. Tampilan antarmukanya sederhana dan tidak menyertakan app drawer. Sebagai pelengkap disertakan beberapa aplikasi yang hanya terdapat di smartphone Polytron seperti aplikasi streaming Fira TV serta

toko aplikasi sendiri dengan nama Fira Store.

Bagaimana dengan kameranya? Kamera depan telah dilengkapi dengan autofocus serta lampu kilat ganda. Layaknya smartphone kelas menengah, kamera utama mampu menghasilkan foto yang tajam.

Autofocus bekerja cepat dan lampu kilat mampu menghasilkan foto yang baik saat kondisi redup. Hanya saja, aplikasi kamera tidak menyertakan pilihan pengaturan yang lengkap. Kamera ini memang lebih ditujukan bagi mereka yang membutuhkan aktivitas “jeprat-jepret” secara instan.

Kamera depan untuk selfie memiliki resolusi delapan megapixel yang telah dilengkapi dengan fitur

wide angle serta fitur beautify. Hasilnya baik mesti tidak bisa dibilang istimewa. Yang menarik, kamera depan telah dilengkapi pula dengan lampu kilat. Pada kondisi temaram, tanpa lampu kilat hasilnya terlihat kurang bagus dengan banyaknya noise. Hal ini bisa terbantu dengan lampu kilat yang mampu memancarkan cahaya dengan baik.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.