Mistresses

Insight Channels - - Halaman Dapan -

Apabila anda bertemu dengan empat orang wanita cantik dan sukses dalam sebuah restoran atau kafe sedang bercanda riang dan tertawa lepas, apakah yang ada di benak anda? Apakah, “indah sekali kehidupan mereka” atau “apakah lagi yang kurang dari kehidupan mereka?” tapi apakah memang betul seindah dan sebahagia itukah kehidupan mereka?

Ke-empat wanita cantik ini adalah; Savannah (“Savi”) adalah seorang wanita karir yang sukses bekerja menuju tahap berikutnya dalam hidupnya - baik secara profesional dan pribadi - berusaha untuk menjadi partner di firma hukum tempatnya bekerja sementara juga mencoba untuk memulai sebuah keluarga dengan suaminya, Harry. Mereka sudah berusaha untuk hamil selama beberapa waktu, tetapi ketika masalah kesuburan mereka mulai muncul, Savi menemukan dirinya tertarik kepada rekannya yang genit, Dominic.

Berjiwa bebas dan suka berubah-ubah, adik Savi ini, Josslyn (“Joss”), sangat berbeda, hidup sendiri, kencan serial dan berpesta, dan sering kali bersandar pada kakaknya. Seorang agen real estate, Josslyn tidak memiliki ketertarikan dalam hubungan berkomitmen jangka panjang.

Sahabat bersama mereka, April, adalah seorang janda baru dan ibu dari seorang putri sepuluh tahun. Dalam upaya untuk membangun kembali hidupnya dan bergerak maju, April membuka toko untuk dekorasi rumah. Setelah dia menerima cek asuransi jiwa menguntungkan dari almarhum suaminya, ia mulai mendapatkan panggilan telepon gelap dan mengatakan sahabat dekatnya bahwa dia yakin suaminya masih hidup.

Karen adalah terapis dengan praktek sendiri yang sedang berkembang, berhubungan kembali dengan gadis-gadis sahabatnya setelah keterlibatannya dalam hubungan yang rumit dengan pasien yang sudah menikah dan kaya, menjadi terlalu jauh

Serial drama ini memang sekilas menampilkan sosok

wanita-wanita yang tangguh, sukses dan cantik, sehingga kembali kita berpikiran “yah... mungkin ini akan menjadi sebuah drama yang sama dengan yang lainnya.” Akan tetapi tidak! Banyak sekali persoalan yang dihadirkan dalam drama ini, baik itu ringan ataupun kompleks.

Tidak hanya soal pergaulan persahabatan, tetapi meliputi penghianatan, kebesaran hati, perjuangan, keikhlasan, kebersamaan dan juga keberanian dalam bertanggung jawab, semua ini terangkum dan dihidangkan

dengan gaya dan cantik dalam serial berjudul “Mistresses” ini.

Berdasarkan hit serial televisi Inggris dengan nama yang sama, “Mistresses” kembali untuk musim ketiga. Drama provokatif dan menegangkan masih terus fokus pada kehidupan skandal dari empat sekawan wanita seksi dan lancang, masingmasing mencoba menemukan jalan mereka sendiri dalam penemuan jati diri.

Setelah peristiwa yang dramatis baru-baru ini dalam hubungan romantis mereka,

Dimana Karen mendapat kabar sebelum acara perkawinan bahwa dia tidak mengidap HIV, juga Lucy yang mengetahui kebenaran tentang Ayahnya dan dimana Savi melihat sepatu Joss adiknya tergeletak di tangga menuju pantai dimana Joss dan mantan suami kakaknya-savi sedang berciuman pada saat itu.

Akan kah terjadi penambahan persoalan dari kerumitan yang sudah terjadi di musim ke-dua pada musim yang baru ini? Apakah ada dari keempat sahabat tersebut yang akan meninggalkan persahabatan mereka? Atau kah ke-empat sahabat Savi, Joss, Karen dan April akhirnya menyadari bahwa mereka membutuhkan dukungan satu sama lain lebih dari sebelumnya karena mereka berusaha untuk membangun kembali dan menemukan kembali kehidupan mereka.

Nantikan kisah mereka dalam serial “Mistresses” di Starworld pada bulan ini.

MISTRESSES S3 15 Desember 2015 Selasa, 18.00 WIB

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.