Seni Menghebatkan Keluarga

Intisari - - Dari Kami - Yoyok Prima Maulana Editor in Chief @ypmaulana

Hari gini melarang anak main gadget? Mana mungkin!

Sebagian besar dari kita mungkin akan berkata seperti itu. Maklumlah anak-anak sekarang bisa dibilang digital native. Menjauhkan mereka dari gadget sepertinya hal yang mustahil. Tiba-tiba saya ingin membayangkan bagaimana ya kira-kira kondisi anak-anak para petinggi industri di Silicon Valley, AS? Jika anak-anak orang awam saja tiap harinya sudah bergelut dengan gadget, tentunya anak-anak pesohor di Silicon Valley lebih “intim” bergelut dengan gawai. Benarkah? Aih, kenyataannya tidak seperti itu. Sebagian petinggi industri teknologi di sana justru melarang anaknya “berintim ria” dengan gadget di usia dini, termasuk mendiang Steve Jobs dan Bill Gates. Mereka pilih mendidik anak-anaknya dengan cara tradisional yang bagi kita mungkin terasa jadul. Ulasan lengkapnya bisa dibaca di artikel berjudul, “Kontradiksi Pendidikan Ala Lembah Silikon”, ( halaman 16).

Susah dipercaya memang, namun itulah kenyataannya. Setiap keluarga punya metode tersendiri untuk menghebatkan anak-anaknya.

Karena menjadi orangtua yang sukses tidak ada sekolahannya, maka selalu saja ada pro kontra dalam hal metode mendidik anak. Misal, di zaman seperti sekarang ini, mana yang lebih cocok, mendidik anak ala Barat atau ala Timur? Simak jawabannya di artikel berjudul “Inilah Beda Mendidik Anak Ala Barat dan Timur” di halaman 46.

Jika dicermati, Intisari edisi November ini memang beda dengan edisi-edisi sebelumnya. Kami sengaja membuat liputan khusus tentang kisah dan seni menghebatkan anak dalam keluarga yang kami susun dalam sebuah edisi tematis. Kami berharap bisa berbagi inspirasi dengan sahabat-sahabat Intisari.

Other things may change us, but we start and end with the family. Tabik.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.